Pendidikan di Ponpes Cegah Narkoba

246
INGATKAN PENDIDIKAN ANAK – Wakil Bupati Batang Suyono ketika menghadiri akhirussanah di TPQ Miftakhurohmah Desa Tombo, Bandar, Batang sabtu (5/5/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
INGATKAN PENDIDIKAN ANAK – Wakil Bupati Batang Suyono ketika menghadiri akhirussanah di TPQ Miftakhurohmah Desa Tombo, Bandar, Batang sabtu (5/5/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Walaupun dibilang kuno, pendidikan pondok pesantren (ponpes) yang memberikan pendidikan akhlak, akidah dan budi pekerti pada santrinya, kini menjadi tren. Sebab, bisa membentengi santri dari berbagai pengaruh buruk di lingkungan masyarakat terutama narkoba.

“Saya sarankan para orang tua agar memasukan anak ke sekolah TPQ, maupun pondok pesantren. Karena dengan pendidikan agama yang baik, insyaallah anak kita tidak terkontaminasi narkoba,” kata Wakil Bupati Batang Suyono saat memberikan sambutan akhirussanah di TPQ Miftakhurohmah Desa Tombo Kecamatan Bandar, Sabtu (5/5/18) malam.

Ia juga mengatakan peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke semua penjuru, hingga pedesaan. Sehingga kalau kita tidak menjaga anak kita, akan berbahaya untuk masa depannya.

“Narkoba dapat merusak syaraf dan otak. Sangat luar biasa bahayanya. Padahal putra-putri kita akan menggantikan pemimpin-pemimpin masa depan negara kita,” kata Suyono.

Oleh karena itu, Suyono meminta bagaimana cara mendidik anak-anak agar membenci narkoba yang banyak bentuk dan variannya. Karena dengan narkoba anak bisa memperkosa orang. Dengan narkoba juga melakukan seks bebas yang dapat menghancurkan masa depan anak. (han/lis)