33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Hati-hati Investasi Bodong

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Iklim ekonomi yang semakin menantang, membuat banyak orang ingin cepat sukses. Sehingga tawaran investasi menggiurkan banyak membuat orang tertarik. Untuk itu, agar masyarakat terhindar dari investasi bodong atau fiktif, Pemerintah Kota Pekalongan bersama Citra Institute, Otoritas Jasa Keuangan Tegal dan anggota DPR RI Komisi XI Prof Dr Hendrawan Supratikno menggelar seminar dan diskusi dengan tema “Optimalisasi Pengawasan Industri Jasa Keuangan” di Hotel Horison Kota Pekalongan, Jumat malam (4/4/2018).

“Di zaman sekarang kita harus memilih bisnis dan investasi yang realistis, jangan tergiur investasi bodong, enak di awal tiba-tiba blong,” ucap Wali Kota Pekalongan H Saelany Machfudz, saat membuka seminar.

Bahkan kata wali kota, banyak korban investasi bodong, bukan saja warga yang memiliki pendidikan rendah, kini semua orang juga kena. Dari yang rendah hingga orang berpendidikan tinggi, aparat hingga pejabat pun kena tipu.

Dalam seminar kemarin, mendatangkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Tegal Ludi Arianto, tenaga ahli anggota DPR RI Heriyono Tarjono dan anggota DPR RI Komisi XI Prof Dr Hendrawan Supratikno.

Prof Dr Hendrawan Supratikno dalam paparannya mengingatkan bahwa rakyat miskin dan terbelakang sering jadi korban ekonomi. Dari yang tidak punya uang, hingga punya uang tapi ditipu investasi bodong.

Sementara Kepala OJK Perwakilan Tegal Ludi Arianto mengingatkan agar masyarakat yang ingin berinvestasi harus paham produk investasi. Kemudian meneliti dan kenali badan hukum perusahaan yang menyalurkan produk investasi.

“Bagi yang masih ragu dan takut investasi tertentu, bisa tanya ke kami, apakah lembaga yang dimaksud aman atau tidak, agar lebih berhati-hati memilih investasi,” tuturnya lagi. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tambah Gerai Samsat Online

UNGARAN–Pemkab Semarang berencana membuka gerai samsat online di wilayah pinggiran bagian selatan atau perbatasan. Karena itu, Pemkab Semarang berencana menggandeng UPPD Jateng di Kabupaten...

LBH Ikadin Siap Beri Pendampingan PMI

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Prihatin dengan meningkatnya para Pekerja Imigran Indonesia (PMI) non prosedural (ilegal) di wilayah Jateng, yang notabene dianggap pahlawan devisa, Lembaga Bantuan...

Siwal Juara Lomba Desa Hebat

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Puncak gelaran Lomba Desa Hebat Kabupaten Semarang 2017 berlangsung pada Kamis (28/12) kemarin, dengan diumumkannya Desa Siwal sebagai juara I. Desa yang...

Dorong IKM Perluas Akses Pasar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kementerian Perindustrian RI menargetkan sebanyak 4.000 pelaku usaha skala industri kecil dan menengah (IKM) menjadi peserta e-Smart IKM. Dari jumlah tersebut, diharapkan ada...

PDIP Berharap Lawan Kotak Kosong

SEMARANG-Sejumlah partai politik (parpol) berencana menjalin koalisi agar hanya muncul dua calon pada Pilgub Jateng, 2018 mendatang. Seperti yang dilontarkan Ketua DPD I Partai...

Karaoke Bebas Jualan Miras

MAGELANG - Sedikitnya 12 pengunjung karaoke digelandang petugas gabungan Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang, Sub Denpom IV/2-1 Magelang dan Satpol PP KOta Magelang, Selasa...