TARI MASSAL : Sebanyak 450 penari putri dari SMPN 8 Salatiga menari gambyong di Taman Tingkir, kemarin. (IST)
TARI MASSAL : Sebanyak 450 penari putri dari SMPN 8 Salatiga menari gambyong di Taman Tingkir, kemarin. (IST)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Tarian gambyong dilakukan secara massal oleh 450 penari yang merupakan pelajar putri SMPN 8 Salatiga di Taman Tingkir, kemarin. Tari gambyong ini dilakukan di sepanjang trotoar yang ada di dalam taman. Perpaduan busana Jawa dan gelaran yang halus menghasilkan sebuah gerakan serempak yang sangat apik.

Plt Kepala Sekolah SMPN 8 Salatiga Ngadiman mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk bukti diri atas kemampuan dan kreativitas anak yang memiliki bakat dalam hal berkesenian. Menurutnya, kebudayaan Jawa, harus terus dilestarikan. Bakat dan jiwa seni anak juga harus dipupuk sejak dini agar kebudayaan ini bisa tetap eksis dan tidak tergerus oleh kemajuan zaman. “Ini sangat bagus untuk ajang kreativitas anak. Mereka bisa tampil dan menunjukkan eksistensinya sebagai pelestari seni,” tuturnnya.

Salah seorang penari gambyong SMPN 8 Salatiga, Eka mengakui, mengikuti gelar seni ini akan menambah pengalaman untuk bisa menunjukkan bakatnya dalam menari. Menari butuh latihan untuk mengasah kemampuan dalam gerakannya. “Saya senang dan bangga bisa menari di sini, apalagi bersama teman-teman yang suka menari. Meskipun latihan hampir setiap hari dalam sebulan, namun saya terus melakukannya, karena saya suka menari,” terang Eka.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga Sri Danujo menjelaskan, eksistensi dalam menguri-uri kebudayaan Jawa merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya mengenali saja, melainkan harus terus peduli untuk melestarikan kebudayaan tersebut. “ Saya apresiasi kegiatan gebyar kesenian ini bisa dilaksanakan, karena di sini anak-anak bisa meningkatkan kecintaannya terhadap budayanya, berkesenian khususnya budaya Jawa. Merekalah yang nanti akan menjadi penerus bangsa,” kata Danujo. (sas/ton)