33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

450 Siswa Tarikan Gambyong

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Tarian gambyong dilakukan secara massal oleh 450 penari yang merupakan pelajar putri SMPN 8 Salatiga di Taman Tingkir, kemarin. Tari gambyong ini dilakukan di sepanjang trotoar yang ada di dalam taman. Perpaduan busana Jawa dan gelaran yang halus menghasilkan sebuah gerakan serempak yang sangat apik.

Plt Kepala Sekolah SMPN 8 Salatiga Ngadiman mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk bukti diri atas kemampuan dan kreativitas anak yang memiliki bakat dalam hal berkesenian. Menurutnya, kebudayaan Jawa, harus terus dilestarikan. Bakat dan jiwa seni anak juga harus dipupuk sejak dini agar kebudayaan ini bisa tetap eksis dan tidak tergerus oleh kemajuan zaman. “Ini sangat bagus untuk ajang kreativitas anak. Mereka bisa tampil dan menunjukkan eksistensinya sebagai pelestari seni,” tuturnnya.

Salah seorang penari gambyong SMPN 8 Salatiga, Eka mengakui, mengikuti gelar seni ini akan menambah pengalaman untuk bisa menunjukkan bakatnya dalam menari. Menari butuh latihan untuk mengasah kemampuan dalam gerakannya. “Saya senang dan bangga bisa menari di sini, apalagi bersama teman-teman yang suka menari. Meskipun latihan hampir setiap hari dalam sebulan, namun saya terus melakukannya, karena saya suka menari,” terang Eka.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga Sri Danujo menjelaskan, eksistensi dalam menguri-uri kebudayaan Jawa merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya mengenali saja, melainkan harus terus peduli untuk melestarikan kebudayaan tersebut. “ Saya apresiasi kegiatan gebyar kesenian ini bisa dilaksanakan, karena di sini anak-anak bisa meningkatkan kecintaannya terhadap budayanya, berkesenian khususnya budaya Jawa. Merekalah yang nanti akan menjadi penerus bangsa,” kata Danujo. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gerakkan Ekonomi Warga Lewat Balkondes

MUNGKID – Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Magelang, kini memiliki Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang menjadi binaan bank BNI. Sebelumnya juga telah dirintis program Kampung...

Dibekuk, Dua Tahun Sodomi Siswa SMA

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Perbuatan Triworo Budi Santoso, 27, sungguh bejat. Warga Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang ini nekat menyodomi korban berinisial AK, 17 hampir...

Lagi, 16 Pelajar Jerman ke Salatiga

SALATIGA - Untuk kedua kalinya, pelajar asal Gymnasium Ohlstedt Jerman belajar budaya di SMAN 3 Salatiga. Sebelum melaksanakan proses pembelajaran rombongan beraudiensi dengan Wakil...

Unggulan Remaja Putra Cahaya Emas Melaju

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dua pemain unggulan remaja putra dari klub Perkumpuan Bulutangkis (PB) Cahaya Emas David Sport berhasil melangkah ke babak semi final Djarum Foundation...

Unggulan Dua Viko Mahogra Maju Penyisihan Empat

SEMARANG-Pemain unggulan dua tunggal pemula putra Kota Semarang Viko Mahogra, tidak kesulitan maju ke babak penyisihan empat USM Blibli Flypower Liga Bulutangkis Jateng &...

Cuci Kereta Tua

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Salatiga Urban Legend, Bojalali Heritage Society, Roemah Toea, dan beberapa mahasiswa arkeologi UGM mencuci kereta jenazah peninggalan Belanda yang...