PERLAWANAN SENGIT: Faaz dari PB Perkasa (kanan), unggulan Tunggal Usia Dini Putra, mendapat perlawanan sengit dari Nicola dari PB Harapan Jaya. Faaz akhirnya menang 21/13, 16/21, dan 26/28. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
PERLAWANAN SENGIT: Faaz dari PB Perkasa (kanan), unggulan Tunggal Usia Dini Putra, mendapat perlawanan sengit dari Nicola dari PB Harapan Jaya. Faaz akhirnya menang 21/13, 16/21, dan 26/28. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Hasil kejutan terjadi dalam pertandingan lanjutan gelaran Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup VIII Magelang 2018. Pada hari kedua pertandingan di GOR Djarum Magelang, Sabtu (5/5) kemarin, atlet unggulan harus berusaha keras untuk melangkah ke babak semi final. Bahkan beberapa unggulan harus terdepak pulag lebih awal.

Kejutan pertama terjadi di kelas Tunggal Anak Putri. Reynata dari PB Daya Manunggal dipaksa tunduk Cahya WP dari PB Putra Tama dengan skor cukup jauh yaitu 21/9 dan 21/6. Kekalahan Reynata, diakibatkan cedera yang dideritanya sebelum menghadapi Cahya. Meski demikian, perlawanan Reynata tetap diperlihatkan meski dengan susah payah.

Unggulan lainnya, Widya dari PB Perkasa meluncur mulus bersama Salma dari PB Daya Manunggal, karena lawannya tidak hadir untuk bertanding. Widya menang WO atas Ria dari PB Tunas Gemilang. Kemenangan tanpa bertanding juga diraih Salma atas Lia dari PB Tunas Gemilang. Sedangkan Tata dari PB Bhineka, melenggang mulus setelah mengalahkan Fa’aiza dari PB Perkasa, dengan skor 21/10 dan 21/4. Partai selanjutnya, akan berlangsung seru saat Widya menghadapi Cahya dan Tata menghadapi Salma.

Pertarungan menarik juga akan terjadi di kelas Tunggal Anak Putra. Unggulan Eliant dari PB Perkasa akan bertemu dengan Raihan dari PB Daya Manunggal yang menang WO atas Rian dari PB Tunas Gemilang. Atlet unggulan lainnya di kelas Tunggal Usia Dini Putra, Faaz dari PB Perkasa, harus bermain tiga set melawan Nicola dari PB Harapan Jaya, dengan skor akhir 21/13, 16/21, dan 26/28.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PBSI Kabupaten Magelang, Eko Sumaryoto, menuturkan, pertandingan di kelompok usia sudah diprediksikan berjalan ketat. “Beberapa unggulan bahkan harus berjuang penuh untuk menang. Bahkan tadi juga melihat Reynata harus kalah akibat cedera yang dideritanya. Padahal secara permainan, Reynata cukup bagus,” beber Eko. (had/fiq/zal)