Pentingnya Soft Skill Bagi Lulusan SMK

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – DUNIA kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill. Tetapi juga piawai dalam aspek soft skillnya.

Penelitian di Harvard University Amerika Serikat mengungkap bahwa kesuksesan seseorang, tidak hanya ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja. Tapi juga kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill).

Nah, pendidikan di SMK, rata-rata baru mendidik anak hanya pada aspek memiliki keterampilan teknik saja. Sehingga ketika ada tes rekrutmen karyawan, materi tesnya tidak mengacu pada keterampilan teknik. Melainkan keterampilan nonteknik yang kerap disebut dengan soft skill. Akibatnya, ketika anak ikut tes, hanya asal saja. Apalagi ketika tes wawancara, anak belum bisa menempatkan diri dengan baik. Juga belum bisa berkomunikasi dengan baik.

Ini realita bahwa pendidikan di Indonesia memberikan porsi yang lebih besar untuk muatan keterampilan teknik/hard skill. Bahkan bisa dikatakan lebih berorientasi pada pembelajaran hard skill saja. Lalu, seberapa besar semestinya muatan soft skill dalam kurikulum pendidikan?

Soft skill merupakan keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain maupun dirinya sendiri. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi lulusan berbasis soft skill sangat dibutuhkan. Jika hal ini tercapai, maka kebutuhan para pengguna lulusan SMK di dunia kerja yang berorientasi produktivitas tinggi akan terpenuhi.

Selain itu, perbaikan karakter bangsa melalui profesionalisme di segala bidang bisa terpenuhi. Dengan demikian, bisa meningkatkan kesiapan kita dalam menghadapi persaingan di pasar bebas. Hal ini bisa dicapai dengan pengaplikasian soft skill ke dalam pembelajaran praktik maupun teori.

Menurut beberapa penelitian, baik di dalam maupun di luar negeri, diperoleh fakta bahwa untuk meraih suatu kesuksesan ada karakter khusus (soft skill) yang harus dikuasai. Beberapa di antaranya, mampu bekerja sama, motivasi kerja yang tinggi, bertanggung jawab, dapat mengatasi masalah dengan baik, jujur, memiliki kepercayaan diri, keterampilan berkomunikasi dan lain-lain. (*/isk)

SMK 1 Windusari, Magelang

Koreksi

Pada artikel untukmu guruku edisi Jumat, 3 Mei 2018 berjudul Kinerja SMK dalam Menyiapkan Tamatan Siap Kerja, tertulis oleh Samsiyah S.Pd, M.Pd. Yang benar adalah Samsiyah, S.Pd. Demikian koreksi atas kekeliruan penulisan gelar. (*)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -