33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Kahitna Sukses Bikin Baper

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Grup band Kahitna baru saja sukses menggelar konsernya di Pekalongan, setelah belasan tahun belum pernah datang lagi. Konser yang dipromotori EP Production itu dipadati ratusan soulmate, sebutan fans Kahitna. Lagu-lagu bertema romantis yang dibawakan membuat penonton terbawa perasaan (Baper), ada yang terharu, teriak histeris hingga menangis.

Band asal Bandung berumur 32 tahun ini, selama konser 1 jam sukses tampil maksimal dan enerjik. Walaupun sebagian besar sudah berumur, nampak serasa muda. Didukung lagu-lagu romantis yang disukai semua kalangan umur. Hampir sepanjang konser selalu diiiringi koor penonton yang memadati Sahid International Convention Center (SICC).

Mario yang merupakan personel Kahitna termuda semalam hanya bernyayi bersama Hedi Yunus, salah satu vokalis lain, Carlo Saba tidak hadir karena dikabarkan sakit.

“Kami mohon maaf rekan kami Carlo tidak bisa hadir karena mendadak sakit, sudah ikut berangkat ke Gambir, namun akhirnya memutuskan tinggal,” ucap Mario mewakili grupnya.

Kedua vokalis juga juga curhat, minus Carlo, mereka harus bisa mengcover bagian lagu yang hilang berdua.

Yovie, saat diberikan kesempatan bertutur juga sangat senang bisa kembali ke Pekalongan setelah sekian lama. Apalagi selama karir mereka, ke Jawa Tengah hanya ke Solo, Semarang dan Salatiga. Muter-muter kota-kota itu saja.

Seperti sudah diprediksi oleh penyelenggara, sebagain besar penonton adalah kalangan yang sudah dewasa, karena band ini hadir di era 1990an. Terlihat banyak pejabat dan tokoh publik yang hadir, dari Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz, Sekda Kota Pekalongan, para pejabat di Kota Pekalongan, hingga istri dari Kapolda Jateng Santi Condro Kirono dan rombongan dari Semarang.

Kedua vokalis yang tampil atraktif membuat penonton semkain histeris. Seperti saat Mario turun panggung dan membawa salah satu penonton wanita. Saking senangnya, Mario terus dipeluk hingga lagu berakhir.

Dipenghujung konser, gantian Hedi membawa salah satu penonton ke atas panggung. Selain diajak bernyanyi bersama juga sempat diajak bercanda dirayu dan menjadi model dari lagu romantis yang merak bawakan. Ratusan penonton lain banyak yang iri dengan penonton asal Pemalang tersebut. Konser berakhir dengan sempurna. Semua penonton dibuat baper. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Sulit Bedakan Cinta dan Ketakutan

Banyak yang sulit melepaskan diri, meski pola berpacarannya sudah diliputi kekerasan. Apakah karena cinta, sudah membutakan segalanya? Ataukah hubungan sudah terlalu dalam, kepalang malu?...

Limbah Bisa Jadi Sumber Energi

SALATIGA – Belum semua perusahaan melakukan pengelolaan limbah dengan benar. Padahal, jika dilakukan dengan benar ternyata bisa mendapatkan keuntungan dan mengurangi beban pengolahan limbah,...

JNE Tingkatkan Peluang Kemitraan

SEMARANG – Perusahaan jasa pengiriman dan pendistribusian JNE terus membuka peluang kerjasama dengan masyarakat berupa kemitraan. Hal ini sebagai upaya untuk maju bersama mendukung...

Terus Genjot Regenerasi Atlet

SEMARANG--Kejuaraan nasional xiangqi (catur tradisional cina)  yang akan digelar di Semarang,  pada Selasa-Minggu (14-19/10). Persatuan Xiangqi Indonesia (Pexi)  Pengprov Jawa Tengah tahun ini ditunjuk...

Dibangun Rp 15 M, Tampung 1.250 PKL Pasar Klitikan Penggaron

SEMARANG - Pasar Klitikan Penggaron bakal dibangun atau direnovasi tahun ini dengan anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp 15 miliar. Rencananya, pasar ini akan...

Poster PKI Terus Didalami Polres

KENDAL—Polres Kendal terus melakukan penyelidikan atas beredarnya poster hoax yang menggunakan simbol PKI dengan mengatasnamakan Bupati Kendal, Kapolres Kendal, Dandim Kendal dan MUI Kendal....