Copoti Stiker di Pasar

163
MELANGGAR: Petugas Panwascam Dukun mencopoti stiker paslon yang ditempel di Pasar Talun. (Ahsan fauzi/radar kedu)
MELANGGAR: Petugas Panwascam Dukun mencopoti stiker paslon yang ditempel di Pasar Talun. (Ahsan fauzi/radar kedu)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang telah menyerahkan alat peraga kampanye (APK) berupa pamflet dan stiker kepada timses kedua pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati beberapa waktu yang lalu. Namun masih dijumpai beberapa APK terpasang yang tidak sesuai tempatnya dan melanggar peraturan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 Pasal 30 Ayat 10. Di antaranya berada di area Pasar Talun dan Pasar Soko Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang.

“Pemasangan bahan kampanye di fasilitas publik jelas melanggar aturan PKPU,” ungkap Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Panwascam Dukun Eko Budiyanto saat menertibkan APK yang melanggar di Pasar Talun, Kamis (3/5). APK tersebut berupa stiker bergambar paslon yang ditempelkan di kios-kios.

Ketua Panwascam Dukun, Ariyanto mengatakan, pemasangan stiker tersebut dilarang. “Di mana stiker yang dimaksud dilarang ditempel di tempat umum, meliputi tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik dan/atau  taman dan pepohonan,” katanya. (san/ton)