Bupati Gandeng Dewan Air Belanda

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bekerjasama dengan Dewan Air Belanda (Dutch Water Authority), Rotterdam, untuk penanganan rob.

Para ahli teknik dari Dutch Water Authority Belanda sejak Kamis (3/5) kemarin, sudah berada di Kabupaten Pekalongan. Mereka akan melakukan rekayasa teknik dan rekayasa sosial, terkait pembangunan dan pengelolaan tanggul rob.

Diketahui, saat ini Pemkab Pekalongan sedang membangun tanggul yang melintang dari Sungai Sipait Sragi hingga Kota Pekalongan, dengan panjang mencapai 6 kilometer. Anggaranny dibantu oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp 500 miliar.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, menyampaikan bahwa pihaknya sudah membuat roadmap penanganan banjir rob. Pertama, dengan membangun tanggul melintang di Desa Mulyorejo. Fungsinya mengurangi permasalahan banjir rob yang ada di tiga desa, yakni Desa Mulyorejo, Tegaldowo, Karangjompo. Semuanya di wilayah Kecamatan Tirto.

Kedua, tanggul melintang yang akan dibangun Balai Besar Wilyah Sungai (BBWS). Ketiga menyiapkan sistem drainase lingkungan yang terhubung dengan sistem tanggul BBWS.

”Kita bekerjasama Dewan Air Belanda karena mereka sangat berpengalaman dan profesional. Kita juga berencana akan mengirimkan PNS untuk belajar ke Dewan Air Belanda di Rotterdam Belanda,” ungkap bupati saat menghadiri welcome dinner menyambut tamu dari Dutch Water Authority, Rotterdam, kemarin.

Sementara itu, kepala rombongan Dutch Water Authority, Fer Kalis yang hadir bersama  Johan Boersma, Joop, Sisca Liem menyampaikan rasa senang dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan bisa menjadi pondasi yang baik untuk menangani rob secara bersama-sama.

“Kami akan melakukakan kegiatan workshop penanganan banjir rob pada tanggal 2 dan 3 Mei.  Kami akan berbagi pengetahuan dan pengalaman, karena kami mempunyai pengalaman ratusan tahun dalam menangani air pasang,” jelas Fer Kalis. (thd/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -