Ajak Anak Membaca, Eratkan Kedekatan Orang Tua

274
TINGKATKAN LITERASI : Puluhan siswa TK bersemangat saat diminta membaca bersama orangtuanya di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Jumat (4/5). (ADITYO DWI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINGKATKAN LITERASI : Puluhan siswa TK bersemangat saat diminta membaca bersama orangtuanya di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Jumat (4/5). (ADITYO DWI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan siswa TK bersemangat saat diminta membaca bersama orangtuanya di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Jumat (4/5). Kegiatan tersebut merupakan inisiatif yang diprakarsai oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polrestabes Semarang untuk memperingati hari gerakan membaca nasional.

Kegiatan ini, ditujukan untuk membangun kedekatan antar orang tua dan anak dalam dunia pendidikan. Bermacam buku disediakan untuk dibaca bersama. Mulai dari buku dongeng hingga majalah anak-anak.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polrestabes Semarang, Titi Abioso Seno Aji menjelaskan, kegiatan ini menjadi sebuah upaya untuk meningkatkan komunikasi antar orang tua dan anaknya.

“Karena kita tahu saat ini jarang orang tua yang membacakan dongeng untuk anak. Padahal penting untuk membangun imajinasi serta minat baca anak,” ungkapnya di sela kegiatan.

Para peserta merupakan siswa-siswi dari empat TK di Kota Semarang. Diantaranya Kemala Bhayangkari 05, Kemala Bhayangkari 06, Kemala Bhayangkari 08 dan Kemala Bhayangkari 29.

Sementara, Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Baihaqi mengatakan, kegiatan membaca ini menjadi penting lantaran selain membangun komunikasi, juga bisa meningkatkan minat baca sang anak.

Menurutnya, sekolah pertama anak dimulai dari keluarganya sendiri. Di sisi lain, saat ini teknologi semakin berkembang sehingga diharapkan dengan kegiayan ini bisa mengurangi ketergantungan terhadap gawai.

“Saat ini kan bukan televisi lagi, dulu kita mencegah anak untuk tidak terlalu banyak nonton televisi, sekarang sudah bergeser. Kita sekarang mencegah ketergantungan terhadap gawai,” pungkas Baihaqi.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan guna membangun minat baca anak serta mengantisipasi terjadinya ketergantungan terhadap gawai. (tsa/zal)