Ajak Anak Membaca, Eratkan Kedekatan Orang Tua

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan siswa TK bersemangat saat diminta membaca bersama orangtuanya di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Jumat (4/5). Kegiatan tersebut merupakan inisiatif yang diprakarsai oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polrestabes Semarang untuk memperingati hari gerakan membaca nasional.

Kegiatan ini, ditujukan untuk membangun kedekatan antar orang tua dan anak dalam dunia pendidikan. Bermacam buku disediakan untuk dibaca bersama. Mulai dari buku dongeng hingga majalah anak-anak.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polrestabes Semarang, Titi Abioso Seno Aji menjelaskan, kegiatan ini menjadi sebuah upaya untuk meningkatkan komunikasi antar orang tua dan anaknya.

“Karena kita tahu saat ini jarang orang tua yang membacakan dongeng untuk anak. Padahal penting untuk membangun imajinasi serta minat baca anak,” ungkapnya di sela kegiatan.

Para peserta merupakan siswa-siswi dari empat TK di Kota Semarang. Diantaranya Kemala Bhayangkari 05, Kemala Bhayangkari 06, Kemala Bhayangkari 08 dan Kemala Bhayangkari 29.

Sementara, Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Baihaqi mengatakan, kegiatan membaca ini menjadi penting lantaran selain membangun komunikasi, juga bisa meningkatkan minat baca sang anak.

Menurutnya, sekolah pertama anak dimulai dari keluarganya sendiri. Di sisi lain, saat ini teknologi semakin berkembang sehingga diharapkan dengan kegiayan ini bisa mengurangi ketergantungan terhadap gawai.

“Saat ini kan bukan televisi lagi, dulu kita mencegah anak untuk tidak terlalu banyak nonton televisi, sekarang sudah bergeser. Kita sekarang mencegah ketergantungan terhadap gawai,” pungkas Baihaqi.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan guna membangun minat baca anak serta mengantisipasi terjadinya ketergantungan terhadap gawai. (tsa/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -