33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Ratusan Siswa Jateng Raih Nilai Matematika 100

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Meski soal Matematika dalam Ujian Nasional (Unas) 2017/2018 sempat dikeluhkan oleh sejumlah siswa SMA yang sederajat di beberapa daerah, kenyataannya ratusan siswa di Jawa Tengah sukses meraih nilai sempurna, yakni 100. Hal ini diketahui dari pengumuman hasil Unas yang dilaksanakan serentak pada Kamis (3/5) kemarin.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng, Sulistyo mengatakan bahwa dari laporan yang baru ia terima, sedikitnya ada 109 siswa di Jateng yang mendapat nilai 100 di mapel Matematika yang terdiri atas satu orang siswa jurusan Bahasa, 64 siswa jurusan IPA dan 44 dari IPS.

“Lucu karena kemarin banyak yang mengeluh ke Pak Mendikbud (Muhajir Effendy) setelah grade untuk soal penalaran dinaikkan 10 persen. Tapi nyatanya lumayan banyak yang mendapat nilai penuh,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, Kamis (3/5).

Hasil tersebut, lanjut dia, menjadi bukti bahwa sulit atau tidaknya soal ujian itu relatif. Meski tidak semuanya mendapat nilai sempurna, masih banyak yang mendapat nilai relatif tinggi. Bahkan, tercatat dalam laporan, ada sebanyak 670 siswa SMK dan 4 siswa MA di Jateng yang meraih point 100. Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikan perbandingan dengan tahun lalu.

“Karena saya baru terima data sekarang (kemarin, red). Kami memang berencana memberikan ini (hasil ujian) serentak ke sekolah-sekolah sore hari. Biar nggak konvoi dan corat-coret,” sambungnya.

Lebih jauh, Sulistyo menyampaikan pesan kepada para siswa yang tidak mendapat nilai seperti yang diinginkan baik di mapel Matematika maupun lainnya untuk tidak berkecil hati. Bahkan ia yakin, tahun ini siswa-siswi SMA/SMK/MA di Jateng dapat lulus semua.

“Karena 90 persen dari 334.631 orang bisa dipastikan berpartisipasi dalam ujian nasional. Yang sakit atau ikut olimpiade segera mendaftar ujian susulan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala MKKS SMA Kota Semarang, Wiharto mengatakan pengumuman kelulusan SMA di Kota Semarang dilakukan melalui media online atau website. Hal ini sesuai instruksi Kepala Disdikbud Jateng untuk mengantisipasi aksi kelulusan.

“Kemarin sudah diinstruksikan oleh kepala dinas supaya diumumkan mulai pukul 15.00 serta diupayakan tidak mengundang siswa,” tutur kepala SMA Negeri 3 Semarang itu.

Sementara itu, pihaknya baru akan mengundang para orangtua siswa pekan depan. Pasalnya, ia masih harus menyiapkan daftar nilai yang nantinya akan diserahkan kepada oangtua lantaran di tahun ini hasil Unas dari pusat tidak terdapat data statistiknya.

“Ranking tidak ada. Rata-rata juga tidak ada. Semua sekolah, masing-masing mengerjakan sendiri. Yang saya tahu, Balitbang pada saat rakor kepala sekolah seluruh Indonesia kemarin bilang ada penurunan, termasuk Jateng. Itu saja,” tukasnya. (tsa/adv/ida)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Ajak Tertib, Bagi-Bagi 100 Helm

MAGELANG – Untuk lebih menanamkan kedisiplinan dalam berlalu lintas sejak dini, Satuan Lalu Lintas Polres Magelang Kota membagikan sekitar 100 helm kepada pengguna jalan...

Ratusan Warga Solo Antusias Ikuti Ayo Obah

RADARSEMARANG.COM, SURAKARTA - Sebanyak 600 warga masyarakat dari se-eks Karesidenan Surakarta antusias mengikuti seminar kewirausahaan Gerakan Ayo Obah. Gerakan dicanangkan Calon Gubernur dan Wakil...

BPJS Kesehatan Gelar Pemeriksaan Papsmear

SEMARANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan KCU Kota Semarang menggelar pemeriksaan pap smear di 14 pabrik. Pemeriksaan ini menyasar para karyawati, bebas...

Usulkan Tenaga Honorer Jadi P3K

SEMARANG - Sekda Jateng Sri Puryono mengusulkan agar guru honorer dan tenaga pendidikan honorer diseleksi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Nantinya, jumlah...

Kebut Cetak, Disdukcapil Terapkan 6 Hari Kerja

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kendal mulai mengebut pencetakan KTP Elektronik (KTP El) bagi warga yang sudah melakukan perekaman. Hal itu menyusul...

Generasi Gagal Kritis

KONTROVERSI tentang rencana pembelian 5.000 pucuk senjata oleh institusi di luar TNI Polri yang dilontarkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo atau pro kontra pemutaran...