Ratusan Siswa Jateng Raih Nilai Matematika 100

249
Sulistyo (AFIATI STALISTATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sulistyo (AFIATI STALISTATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Meski soal Matematika dalam Ujian Nasional (Unas) 2017/2018 sempat dikeluhkan oleh sejumlah siswa SMA yang sederajat di beberapa daerah, kenyataannya ratusan siswa di Jawa Tengah sukses meraih nilai sempurna, yakni 100. Hal ini diketahui dari pengumuman hasil Unas yang dilaksanakan serentak pada Kamis (3/5) kemarin.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng, Sulistyo mengatakan bahwa dari laporan yang baru ia terima, sedikitnya ada 109 siswa di Jateng yang mendapat nilai 100 di mapel Matematika yang terdiri atas satu orang siswa jurusan Bahasa, 64 siswa jurusan IPA dan 44 dari IPS.

“Lucu karena kemarin banyak yang mengeluh ke Pak Mendikbud (Muhajir Effendy) setelah grade untuk soal penalaran dinaikkan 10 persen. Tapi nyatanya lumayan banyak yang mendapat nilai penuh,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, Kamis (3/5).

Hasil tersebut, lanjut dia, menjadi bukti bahwa sulit atau tidaknya soal ujian itu relatif. Meski tidak semuanya mendapat nilai sempurna, masih banyak yang mendapat nilai relatif tinggi. Bahkan, tercatat dalam laporan, ada sebanyak 670 siswa SMK dan 4 siswa MA di Jateng yang meraih point 100. Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikan perbandingan dengan tahun lalu.

“Karena saya baru terima data sekarang (kemarin, red). Kami memang berencana memberikan ini (hasil ujian) serentak ke sekolah-sekolah sore hari. Biar nggak konvoi dan corat-coret,” sambungnya.

Lebih jauh, Sulistyo menyampaikan pesan kepada para siswa yang tidak mendapat nilai seperti yang diinginkan baik di mapel Matematika maupun lainnya untuk tidak berkecil hati. Bahkan ia yakin, tahun ini siswa-siswi SMA/SMK/MA di Jateng dapat lulus semua.

“Karena 90 persen dari 334.631 orang bisa dipastikan berpartisipasi dalam ujian nasional. Yang sakit atau ikut olimpiade segera mendaftar ujian susulan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala MKKS SMA Kota Semarang, Wiharto mengatakan pengumuman kelulusan SMA di Kota Semarang dilakukan melalui media online atau website. Hal ini sesuai instruksi Kepala Disdikbud Jateng untuk mengantisipasi aksi kelulusan.

“Kemarin sudah diinstruksikan oleh kepala dinas supaya diumumkan mulai pukul 15.00 serta diupayakan tidak mengundang siswa,” tutur kepala SMA Negeri 3 Semarang itu.

Sementara itu, pihaknya baru akan mengundang para orangtua siswa pekan depan. Pasalnya, ia masih harus menyiapkan daftar nilai yang nantinya akan diserahkan kepada oangtua lantaran di tahun ini hasil Unas dari pusat tidak terdapat data statistiknya.

“Ranking tidak ada. Rata-rata juga tidak ada. Semua sekolah, masing-masing mengerjakan sendiri. Yang saya tahu, Balitbang pada saat rakor kepala sekolah seluruh Indonesia kemarin bilang ada penurunan, termasuk Jateng. Itu saja,” tukasnya. (tsa/adv/ida)