Disambar Truk, 2 Tewas

748
OLAH TKP : Satlantas Polres Magelang sedang melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di Jalan Raya Magelang-Jogjakarta yang menyebabkan 2 orang tewas, Kamis (3/5). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
OLAH TKP : Satlantas Polres Magelang sedang melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di Jalan Raya Magelang-Jogjakarta yang menyebabkan 2 orang tewas, Kamis (3/5). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Raya Magelang-Jogjakarta, tepatnya di depan Kuliner PKL Mertoyudan, Kamis (3/5) sekitar pukul 14.30 WIB. Sebuah truk kontainer bermuatan mebel nyelonong melewati pembatas jalan dan menyambar dua sepeda motor dari arah berlawanan. Akibatnya 2 orang tewas di tempat.

Supriyadi, 52, pekerja bengkel di depan lokasi kejadian menuturkan, kejadian bermula saat truk kontainer yang melaju dari arah Jogjakarta menuju Semarang melaju cukup kencang. “Tiba-tiba truk menghindari sebuah sepeda motor dan membanting ke arah kanan namun melewati pembatas jalan. Pada saat itu terdengar suara keras dan truk nabrak mobil Terios serta dua sepeda motor dan menyeretnya. Truk juga menyeret pohon yang ada di tengah pembatas jalan setinggi tiga meter,” tutur Supriyadi.

“Kecelakaan tersebut melibatkan satu truk kontainer Hino warna hijau dengan nopol H 1252 AW yang dikemudikan oleh Nuryadi, 28, warga Semarang dengan sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol AA 2321 QG dan SPM Honda Supra warna hitam Nopol AB 4190 IZ,” kata Kasatlantas Polres Magelang AKP Setyo Budi Waspada.

Korban tewas dalam peristiwa tersebut adalah Ari Robiansyah, 32, warga Timuran III/112 Brontokusuman Mergangsan Kota Jogjakarta. Sementara korban lainnya sempat diidentifikasi sebagai Suharto, 69, warga Kempulan RT 03 RW 05 Senden, Mungkid Magelang. Namun ketika dicek ke alamat yang bersangkutan, ternyata korban bernama Joko, warga Mungkid yang membawa KTP milik Suharto.

Kepala Perwakilan Asuransi PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Magelang M S  Priyadana mengatakan, pihaknya datang ke lokasi dan mengumpulkan data korban. “Korban meninggal dunia akan diberikan santunan kepada ahli waris masing-masing Rp 50 juta. Semua terjamin sesuai Undang-undang nomor 34 tahun 1964,” katanya.

Priyadana  menegaskan, PT Jasa Raharja melakukan jemput bola sehingga ahli waris korban meninggal dunia tidak perlu mengurus persyaratan. Semua dikerjakan petugas Jasa Raharja. (had/ima/ton)