33 C
Semarang
Senin, 28 September 2020

Bekali Warga Kemampuan Membuat Film Dokumenter

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang gencar melakukan gerakan dokumentasi cagar budaya. Hal ini dilakukan guna lebih mengenalkan wilayah Batang lebih luas. Karena sebuah film dokumenter diyakini sebagai cara ampuh untuk mempromosikan cagar budaya.

“Untuk membangun sebuah daerah bisa dilakukan berbagai cara, salah satunya dengan meningkatkan iklim wisata. Dengan promosi melalui berbagai media, salah satunya film dokumenter ini,” ucap Asisten I Sekda Batang Retno Dwi Irianto saat membuka workshop Pembuatan Film Dokumenter Benda Cagar Budaya Batang, Kamis (3/5).

Dengan pelatihan tersebut, kata Retno, Pemkab Batang ingin mendorong generasi muda untuk berperan secara aktif dan inovatif dalam mengangkat Batang di kancah lebih luas. “Dengan dokumentasi singkat lewat medsos akan mudah mempromosikan potensi cagar budaya di Batang,” ucap retno lagi.

Hal ini sesuai dengan pengalaman pribadinya. Saat ia men-share sebuah video singkat tentang wisata Batang, ternyata temannya banyak yang tertarik untuk datang ke Batang. Walaupun selama ini, rekan-rekannya tidak pernah mendengar nama daerah Batang, namun kini langsung tertarik datang.

“Walaupun sederhana, sebuah film dokumenter bisa menarik perhatian orang. Para pemuda Batang banyak yang berbakat, untuk itu kita ingin mengedukasi dan beri inspirasi. Kita berikan ilmunya,” ujarnya.

Dengan semkain memiliki banyak ilmu, diharapkan ada daya dan keinginan untuk tahu lebih dalam. Selanjutnya, ilmu yang didapat dapat dikembangkan ke temannya yang lain atau juga pada murid-muridnya bagi para guru yang hadir.

Rento menambahkan, Kabupaten Batang memiliki banyak peninggalan sejarah yang menjadi cagar budaya, dari era kerajaan Mataram kuno hingga masa penjajahan. Hal ini merupakan potensi wisata yang bagus, namun masih kurang dalam hal dokumentasi. Untuk itu, Pemkab Batang ingin mengajak generasi muda untuk mendokumentasikannya memalui film pendek.

“Kami mengajak perwakilan guru dan siswa dari 12 Sekolah terpilih di Batang, untuk belajar membuat film dokumenter tentang cagar budaya di Kabupaten Batang, yang selama ini kurang terekspos,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Ahmad Taufiq.

Total ada 50 orang peserta yang ikut, dari siswa tingkat SMP hingga SMA. Selain itu juga mengajak perwakilan guru dari setiap sekolah. Dengan tujuan, agar ilmu yang didapat selama pelatihan bisa ditularkan ke siswa yang lain. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...