33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Rukma: Setop Kekerasan Anak dan Perempuan

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mendesak kepada Pemprov Jateng untuk segera menuntaskan sejumlah kasus pelecehan seksual terhadap perempuan maupun anak. Bahkan diharapkan Jateng bisa menjadi pelopor penuntasan segala kasus pelecehan tersebut. Hal itu penting, karena masih banyak anak-anak dan perempuan yang seringkali mendapatkan perlakukan kekerasan baik secara fisik maupun psikis.

Hal itu mengemuka dalam diskusi grup terarah atau Focus Group Discussion (FGD) di ruang Ketua DPRD Jateng. Rukma menyatakan, kasus pelecehan perempuan dan anak ibarat gunung es. Hanya terlihat di permukaan. Karena itulah pemerintah dan masyarakat untuk proaktif bisa menuntaskan kasus tersebut.    “Tolong dicek turun ke bawah dan lihat kenyataannya,” tegasnya.

Rukma menegaskan, secara hukum perbuatan pelecehan seksual tersebut harus dijerat pidana dengan diberi hukuman yang sepadan. Bagi korban pun harus dilakukan pendampingan supaya secara psikologis bisa terbantukan.

“Harapan saya ini ditindak lanjuti dengan pendampingan dan kasus ini kita tuntaskan, agar pelaku ada efek jera dan tidak mungkin dibiarkan sehingga ada rasa takut untuk mengulanginya. Bersama dinas kita harus bersinergi untuk menyelesaikan bersama,” tegasnya.

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PTMSI), Dewi Susilo memaparkan sejumlah kasus pelecehan seksual. Selama ini Dewi kerap melakukan pendampingan dengan anak-anak jalanan serta korban pelecehan seksual.   Di lapangan banyak menemui sejumlah kasus pelecehan. Seperti kasus di Sayung, Kabupaten Demak yang mencuat baru-baru ini. “Ada anak perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang guru,” katanya.

Ia menambahkan, informasi yang didapatkanya, selama setahun anak perempuan tersebut mulai kelas tiga sampai empat dipelakukan sebagaimana perempuan dewasa oleh gurunya. Bahkan oknum guru tersebut melakukan pelecehan seksual di ruang kelas.  “Dari hasil visum menyatakan ada pelecehan seksual. Kami meminta pemerintah harus hadir dalam penanganan masalah ini. Masalah ini baru secuil dari sekian masalah yang terekspose. Kasihan para korban,” tambahnya. (fth/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Pemprov Nomor duakan Anggaran Pendidikan

SEMARANG – DPRD Jateng menyorot kebijakan pemerintah yang membolehkan sekolah untuk menarik SPP. Hal itu membuktikan jika komitmen pemerintah terhadap pendidikan gratis dan wajib...

Pasar Pagi Kaliwungu Dilalap Sijago Merah

KENDAL—Puluhan kios dan ratusan lapak, maupun los pedagang di Pasar Pagi Kaliwungu Kabupaten Kendal, dilalap si jago merah Sabtu petang (19/8) kemarin, sekitar pukul...

Relokasi Warga BKT Rawan Konflik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ribuan warga di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) akan direlokasi ke Rusunawa Kudu dan Pasar Klitikan Penggaron. Komisi B DPRD...

Pemain Asing Belum Memikat

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - PSIS kembali meraih hasil minor dalam laga uji coba. Tim berjuluk Mahesa Jenar akhirnya menyerah 1-0 atas Arema FC dalsm laga...

Pasarkan Olahan Minuman Tradisional

SUMOWONO – Desa Pledokan Kecamatan Sumowono memiliki produk unggulan berupa minuman empon-empon tradisional. Olahan minuman tersebut diantaranya ada sirup jahe, sirup alang-alang, sirup kayu manis,...

Mengenal Alat Musik Nusantara melalui Kartu Gambar

RADARSEMARANG.COM - BANGSA Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki ragam budaya Nusantara yang sangat melimpah. Sebagai bangsa yang majemuk dengan semboyan” Bhinneka Tunggal Ika”...