33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Layanan Darurat, Hubungi 112

Tanpa Sinyal Tetap Bisa Diakses

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meluncurkan layanan panggilan darurat dengan nomor 112, Rabu (2/5) kemarin. Layanan ini terintegrasi dengan semua layanan darurat di Kota Semarang, seperti pemadam kebakaran, kepolisian, dan sejumlah layanan darurat lainnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, Semarang menjadi kota keenam yang telah menerapkan layanan darurat dengan nomor 112 ini secara mandiri. Dengan hanya satu nomor diharapkan masyarakat  akan lebih mudah mengingat dan terbantu dalam keadaan terdesak.

“Termasuk Jika sebelumnya pemkot memiliki call layanan Ambulans Hebat dengan nomor 1500-132, nanti akan kami geser ke 112 juga,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Layanan ini, lanjut Hendi, mirip dengan fasilitas panggilan 911 yang disediakan Pemerintah Amerika Serikat bagi warganya. “Di Amerika Serikat ada 911, di Indonesia punya 112,” imbuhnya.

Direktur Jasa Layanan Jaringan Jasnita, Welly Kosasih,  berharap setelah diluncurkannya nomor panggilan darurat ini, Pemerintah Kota  Semarang mengeluarkan regulasi yang menetapkan nomor 112 sebagai layanan panggilan darurat tunggal sesuai Permenkominfo Nomor 10 Tahun 2016.

Lebih lanjut  Welly mengatakan, harus ada pula Peraturan Wali kota yang mengatur mengenai operasional layanan ini.  “Karena ini terintegrasi dan melibatkan banyak SKPD, sehingga perlu SOP dan juknis, agar operasionalnya berjalan baik. Selain regulasi, selanjutnya yang tidak kalah penting adalah sosialisasi,” terangnya.

Welly menjelaskan, akses nomor 112 yang berstandar internasional ini memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya, pengakses layanan ini tidak dikenai biaya alias gratis. Penelepon bahkan dapat terhubung ke nomor layanan ini meskipun tidak ada sinyal dan tanpa simcard di perangkat komunikasi mereka.

“Namun saat ini masih ada dampak negatifnya. Masih ada masyarakat yang suka iseng telepon. Sehingga menjadi penting regulasi tadi supaya masyarakat tidak menggunakan layanan ini untuk main-main,” ungkapnya sembari menambahkan sudah ada 80 negara yang mengaktifkan layanan panggilan darurat 112 ini.

Ditambahkan olehnya, setiap kota yang mengaktifkan layanan ini, wajib menyediakan operator. Sehingga ketika ada warga yang telepon akan langsung terhubung dan dilayani operator masing-masing kota. “Tapi misalnya warga Semarang butuh layanan di Jakarta, secara otomatis mengarahkan ke operator yang ada di Jakarta. Semoga layanan ini dapat diterapkan di setiap kota di Indonesia,” harapnya. (sga/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Prostitusi Liar Rusak Citra Kopeng

UNGARAN – Praktik prostitusi terselubung membuat citra buruk Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Hal itu menjadikan wilayah tersebut sulit berkembang sebagai desa wisata. Kepala...

Mbah Amin Tewas Dibunuh

KENDAL- Seorang kakek berumur 80 tahun tewas dibunuh. Mayatnya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya Desa Juwiring Lor  RT 01 RW...

Baru 3 Hari Diluncurkan, BRT Koridor VI Tabrak Pikap

SEMARANG - Baru diluncurkan Jumat (31/3) lalu, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor VI sudah mengalami musibah. BRT jalur Kampus Undip – UNNES...

Pemkot Raih Penghargaan PR Indonesia Award

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang memperoleh penghargaan sebagai pemenang Public Relations (PR) Indonesia Award 2017 kategori Media Relations Regional Jawa dalam kompetisi kehumasan atau...

Penjualan Seragam Sekolah Masih Sepi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tahun ajaran 2018/2019 yang akan segera dimulai, ternyata belum berimbas pada penjualan seragam di beberapa toko perlengkapan sekolah. Hal tersebut dirasakan...

SMK Bina Nusantara Gelar Safety Riding

SEMARANG – Ratusan siswa SMK Bina Nusantara Semarang menerima sosialisasi safety riding dari pihak Astra Motor Jateng, Kamis (30/3). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran...