Intensif Galakkan Literasi Keuangan

91

Kepala Cabang BNI Slamet Riyadi, Fahrulrazy mengaku kegiatan ini menggandeng 25.250 pelajar di seluruh Indonesia. Tujuan meningkatkan pendidikan di Indonesia dengan cara mengenalkan pada dunia perbankan. Sedangkan field trip di Solo melibatkan 50 siswa SM Al-Firdaus Solo.

”Apalagi literasi keuangan sendiri tengah digalakkan oleh OJK. Tentunya hal ini sebagai salah satu upayanya kami menggelar field trip ini secara serentak,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Dalam kesempatan ini, para siswa diajarkan cara melayani nasabah. Juga dikenalkan berbagai macam produk BNI. Salah satunya your all payment. Hanya dengan smartphone, nasabah bisa melakukan semua transaksi berbasis aplikasi.

Sebenarnya untuk literasi keuangan ini, semua masyarakat disasar. Khusus pelajar, pemerintah menelurkan program simpanan pelajar (Simpel). BNI punya dua program basis Simpel. Yakni Taplus Anak dan Tabungan Pendidikan Anak Sekolah (Tapenas).

”Berbeda dengan asuransi. Sebab nantinya orang tua dan anak memegang buku untuk mengetahui jumlah tabungannya berapa. Sedangkan untuk asuransi biasanya nasabah tidak tahu berapa jumlah uang yang sudah terkumpul,” tandas Fahrulrazy.

Tahun lalu, 12.948 nasabah membuka Simpel. Baik melalui Taplus anak maupun Tapenas. Sedangkan tahun ini sudah mencapai 9.923 pelajar.

”Makanya kami terus tingkatkan literasi keuangan ini agar masyarakat mengenal dunia perbankan,” ucapnya.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SM Al-Firdaus, Susilo mengapresiasi kegiatan ini. Ahar siswa didiknya mengenal dunia perbankan.

”Sebenarnya di sekolah juga sedang digalakkan kantin kejujuran. Di kantin kejujuran ini, kami wacanakan digitalisasi. Dengan kunjungan semacam ini, anak-anak bisa semakin familiar,” bebernya.

(rs/vit/fer/JPR)

Silakan beri komentar.