GTT dan PTT Geruduk

464
PROTES: Ketua DPRD Teddy Sulistio saat menemui para GTT dan PTT yang menginginkan kenaikkan kesejahteraan. (ISTIMEWA)
PROTES: Ketua DPRD Teddy Sulistio saat menemui para GTT dan PTT yang menginginkan kenaikkan kesejahteraan. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Ratusan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) dari sejumlah instansi dan sekolah negeri dan swasta di Kota Salatiga berunjukrasa di komplek Balai Kota, Rabu (2/5).

Mereka menuntut pemerintah setempat untuk memperhatikan kesejahterannya yang selama ini dirasakan masih belum layak. Mereka memulai aksinya dengan berkumpul di Kridanggo, tepatnya di samping kantor Dinas Pendidikan Kota Salatiga.

Kemudian dengan berbaris mereka menuju kantor wali kota Salatiga yang jaraknya sekitar 500an meter. Meski sebelumnya gerbang balai kota dipagar betis pihak kepolisian, namun pengunjuk rasa ini akhirnya diperkenankan masuk semua dan berkumpul di lapangan balai kota.

Salah seorang PTT bernama Siswanto kepada wartawan mengaku menerima upah bulanan sebesar Rp 250.000 dan uang insentif per enam bulan sekali sebesar Rp 250.000. Tentu saja, angka tersebut masih terpaut sangat jauh dari upah minimal Kota Salatiga sebesar Rp 1.700.000.

Sementara itu, salah seorang GTT, Eko dalam orasinya di depan Ketua DPRD Kota Salatiga, menyampaikan tiga tuntutannya. Tuntutan pertama adalah pengupahan bagi GTT/PTT sesuai dengan upah minimal kota Salatiga, tuntutan kedua adalah legalitas kepegawaian GTT/PTT melalui SK wali kota, dan pembatasan GTT/PTT dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA
baik negeri maupun swasta.

Ratusan GTT/PTT kemudian ditemui oleh Walikota Salatiga Yuliyanto. Menanggapi keluhan itu, orang nomor satu di Salatiga itu menegaskan Pemkot akan segera menindaklanjutinya. Dan terkait dengan dengan kenaikan insentif untuk GTT/PTT, sudah dianggarkan oleh Pemkot Salatiga.

“Masalah SK wali kota akan dikaji dulu kalau memungkinkan akan segera ditindaklanjuti, tentunya juga melihat kekuatan anggaran yang ada. Namun pada prinsipnya pemkot sangat mendukung kesejahteraan GTT/PTT,” ujar wali kota yang juga lesehan bareng para GTT/PTT ini.

Sementara itu, setelah beraudensi dengan wali kota, ratusan GTT/PTT melanjutkan dialognya dengan ketua DPRD Salatiga Teddy Sulistio di gedung Dewan. Dalam kesempatan itu, Teddy menyatakan mendukung dan menyetujui  tuntutan para GTT/PTT yang menuntut perbaikan kesejahteraan. “ Saya setuju agar nasib GTT/PTT menjadi sejahtera dan terjamin,” ujarnya.

Teddy mengakui honor GTT/PTT selama ini masih jauh dari cukup sehingga harus ditingkatkan. “Pulanglah dengan tersenyum, akan kami anggarkan, tentunya juga secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran. Saya juga berpesan harus diimbang dengan kerja yang sungguh-sungguh,” tandasnya. (sas/bas)