Ajak Ortu Bacakan Buku

268
GERAKAN BACA BUKU– Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz didampingi Kepala Dinas Pendidikan Soeroso melaunching  Gernas Baku. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
GERAKAN BACA BUKU– Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz didampingi Kepala Dinas Pendidikan Soeroso melaunching  Gernas Baku. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Mendukung gerakan Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku), Pemerintah Kota Pekalongan mendonasikan 2 ribu buku. Selain itu meminta orang tua membacakan buku untuk anaknya. Hal ini juga bentuk keprihatinan pemerintah karena anak-anak saat ini lebih akrab dengan smartphone dari pada buku.

“Kami menghimbau kepada orang tua untuk membiasakan membaca buku bersama anaknya, sehingga dapat memperat hubungan sosial emosi keduanya. Sekaligus menumbuhkan minat baca anak sejak usia dini,” kata Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Soeroso saat launching di ruang Kresna, Rabu (2/5/2018).

Untuk itu, wali kota berpesan kepada seluruh OPD Kota Pekalongan dan masyarakat untuk ikut menyukseskan Gernas Baku dengan ikut mendonasikan buku. “Sebagai bentuk dukungan gerakan Gernas Baku, kami donasikan 2 ribu buku yang akan diserahkan ke lembaga PAUD,” ujar Saelany.

Wali kota sendiri, juga juga akan turut dalam gerakan membacakan buku. Pada kesempatan nanti, akan dilakukan di hadapan 600 peserta didik dan orang tua. Bertempat di TK Negeri Pembina Kecamatan Pekalongan Timur pada Sabtu (5/5/2018) mendatang.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Soeroso menjelaskan dalam peringatan Hardiknas tahun ini, pihaknya menggelar acara menarik. Selain gerakan membacakan buku juga ada kelas inspirasi. Yaitu kelas dengan narasumber tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai kalangan baik dari dunia usaha dan profesi.

Kelas inspirasi akan menyasar sekolah-sekolah di Pekalongan. “Tujuan kelas tersebut untuk penguatan karakter peserta didik dengan memberikan contoh karakter riil yang ada di kota Pekalongan. Sementara yang dipastikan mengisi adalah  wali kota, ibu sekda, dan pimpinan Kospin Jasa,” tandasnya. (han/lis)