Farhani (ISTIMEWA)
Farhani (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kelompok terbang (Kloter) jamaah haji Jateng tahun 2018 ini, terbanyak se-tanah air, yakni 95 kloter dengan total kuota jamaah haji sebanyak 30.471 orang. Sehingga tiap kloter terdiri atas 360 orang, termasuk di dalamnya para petugas haji dan tim kesehatan haji.

“Pemberangkatan seluruh tamu Allah SWT tersebut akan dibarengkan dengan jamaah haji asal DIJ sebanyak 3.112 orang, melalui Embarkasi Adisumarmo Solo,” kata Kabid Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jateng, Sholikhin.

Berdasarkan jadwal, lanjut dia, jamaah kloter pertama akan masuk Asrama Haji Donohudan Boyolali pada 16 Juli 2018. Setelah istirahat, mereka akan terbang atau diberangkatkan melalui Bandara Adi Sumarmo Solo pada 17 Juli 2018. “Setelah jadwal resmi pemberangkatan kloter haji ini keluar, kami berharap kepada seluruh jamaah haji Jateng untuk mempersiapkan diri dengan baik. Jaga kesehatan, siapkan perbekalan jauh-jauh hari sebelumnya,” tuturnya.

Menurut Sholikhin, pemberangkatan jamaah haji asal Jateng dibagi menjadi dua gelombang, dengan masa pemberangkatan dan pemulangan selama dua bulan. Dengan demikian, kloter terakhir akan kembali ke tanah air pada 26 September 2018.

Sementara itu, Kanwil Kemenag Jateng mulai menggelar pelatihan bagi para petugas haji di Asrama Haji Donohudan Boyolali, 30 April – 9 Mei 2018. Kakanwil Kemenag Jateng, Farhani menjelaskan, petugas haji Jateng hasil seleksi resmi berjumlah 172 orang, terdiri atas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) sebanyak 86 orang dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 86 orang. “Para petugas haji tersebut akan mengikuti pelatihan intensif bersama-sama dengan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Mereka akan mengikuti pelatihan bersama-sama dengan tim petugas haji dari Provinsi DIJ di Asrarama Haji Donohudan,” tandasnya.

Ditegaskan juga, indeks kepuasan jamaah haji tahun 2017 lalu sebesar 84,5 poin. Pada musim haji tahun ini indeks kepuasan jamaah haji diharapkan meningkat menjadi 85 poin. ”Para pihak terkait harus bekerja keras. Pelatihan bagi petugas haji ini adalah bagian dari upaya perbaikan indeks kepuasan jamaah haji. Intinya, seluruh petugas haji harus mempunyai semangat yang sama, yakni meningkatkan indeks kepuasan jamaah haji tahun ini,” ujarnya. (ida)