JawaPos.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan beredarnya surat elektronik (email) yang meminta penerima untuk melakukan verifikasi melalui tautan (link) yang disediakan dalam email tersebut. E-mail tersebut tidak berasal dari DJP dan informasi terjadi gangguan pada sistem DJP yang disampaikan dalam e-mail tersebut adalah tidak benar.



Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan sistem informasi teknologi dan basis data DJP tidak mengalami gangguan dan tidak terjadi kehilangan data wajib pajak (WP).