Diminta Perhatikan Kesejahteraan Petani

163
DIALOG: Cawagub Jateng, Ida Fauziyah saat bertemu dan menyerap aspirasi dari masyarakat petani  di Desa Teter, Kecamatan Simo, Boyolali. (ISTIMEWA)
DIALOG: Cawagub Jateng, Ida Fauziyah saat bertemu dan menyerap aspirasi dari masyarakat petani  di Desa Teter, Kecamatan Simo, Boyolali. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, BOYOLALI – Sejumlah petani di Jateng berharap Sudirman Said-Ida Fauziyah menerapkan kebijakan yang memberi manfaat jika terpilih dalam Pilgub Jateng 2018. Sebab, selama ini petani belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Terutama saat musim panen, belum ada jaminan kepastian harga yang kemudian membuat harga hasil panen sangat rendah.

Salah satu warga Desa Teter, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Widodo mengatakan, mayoritas masyarakat di desanya berprofesi sebagai petani. Namun banyak yang kehidupannya belum sejahtera, karena  belum banyak kebijakan yang memihak petani. “Jangan sampai malah menyusahkan,  kami petani ingin diperhatikan” ujarnya saat berdialog dengan Ida Fauziyah.

Selain perhatian kepada petani, Widodo juga meminta Ida memberi perhatian kepada TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin). “Di desa ini banyak masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan TPQ maupun Madin. Mayoritas biaya sendiri,” terangnya.

Tokoh masyarakat Blagung, Simo, Sukiman Maksum mengatakan di daerahnya gagal panen. “Penyebabnya karena kekurangan air akibat tidak ada pompa. Mohon ini juga jadi perhatian ibu Ida ke depan,” imbuhnya.

Ida Fauziyah mengatakan, sebagai pahlawan pangan seharusnya para petani mendapatkan perhatian lebih. “Petani ini sudah mengolah bibit menjadi padi, kemudian beras untuk dikonsumsi. Kita semua bisa bertahan hidup karena mengkonsumsi beras,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ida menanyakan soal mereka mendapatkan pupuk. “Gampang atau sulit Pak?” tanya Ida. Serentak mereka menjawab kata “sulit”. Ida juga menanyakan apakah mereka sudah memiliki kartu tani. Mereka pun menjawab sudah mempunyai. “Lalu bisa gampang dapat pupuk atau masih sulit,” tanya Ida lagi. Mereka pun mengatakan serempak, bahwa masih sulit mendapat pupuk.

Mendapat jawaban itu, Ida pun menegaskan bahwa kesulitan petani mendapatkan pupuk meski sudah memiliki kartu tani bukan hoax atau berita palsu. “Karena saya mendengar langsung kesulitan itu dari beberapa daerah, termasuk di Boyolali ini,” tambahnya.

Ida menegaskan, dirinya bersama Sudirman Said maju dalam Pilgub Jateng 2018 dalam upaya memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Tengah. “Soal pertanian, saya dan Pak Sudirman Said punya program petani mukti, salah satunya untuk mengatasi kesulitan petani mendapatkan pupuk,” tambahnya. (fth/ric)