MBANGUN PURA KENCANA : Dirut Bank Jateng Supriyatno dan Sekda Jateng Sri Puryono menyaksikan penyerahan wayang kulit dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kepada dalang Ki Anom Suroto pada puncak perayaan HUT ke 55 Bank Jateng di halaman Balaikota Semarang, Sabtu (28/4). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
MBANGUN PURA KENCANA : Dirut Bank Jateng Supriyatno dan Sekda Jateng Sri Puryono menyaksikan penyerahan wayang kulit dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kepada dalang Ki Anom Suroto pada puncak perayaan HUT ke 55 Bank Jateng di halaman Balaikota Semarang, Sabtu (28/4). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bank Jateng menyuguhkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Anom Suroto pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 55, di halaman Balaikota Semarang, Sabtu (28/4). Pagelaran wayang tersebut membawakan lakon Mbangun Pura Kencana.

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno menjelaskan, di era digitalisasi atau keterbukaan, fungsi budaya lokal menempati peran sentral. Dengan budaya lokal, diharapkan era keterbukaan dapat disikapi dengan lebih bijak.

”Dengan budaya Jawa pula diharapkan Bank Jateng bisa menghadapi tantangan-tantangan era digital di masa depan. Pertunjukan wayang kulit ini semoga bisa menjadi tontonan sekaligus tuntunan untuk kita dan warga di Jateng,” ujarnya.

Menghadapi era digitalisasi, Bank Jateng akan menghadirkan produk-produk berbasis teknologi seperti internet banking. Termasuk untuk membantu aktivitas keuangan daerah, Bank Jateng juga tengah mengembangkan cash management system yang merupakan sistem pengelolaan aktivitas keuangan pemerintah kota dan kabupaten berbasis digital.

Kado spesial bagi Bank Jateng di usia ke 55 ini, adalah selama empat tahun terakhir aset meningkat dua kali lipat. Hingga akhir 2017, aset Bank Jateng melampaui Rp 61 triliun. Capaian ini memberikan bukti kemantapan Bank Jateng mengemban peran pentingnya dalam pembangunan daerah.

Capaian yang diraih tidak lantas membuat Bank Jateng berhenti berinovasi. Di tahun 2020 Bank Jateng menargetkan asetnya bisa mencapai Rp 100 triliun. ”Kita punya semboyan 20 100. Artinya di tahun 2020 aset kita bisa mencapai Rp 100 triliun. Semoga tercapai,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sri Puryono, mengapresiasi capaian-capaian Bank Jateng. Menurutnya, telah banyak kontribusi yang diberikan Bank Jateng, utamanya kepada warga Semarang melalui Kredit Wibawa dengan bunga 3 persen setiap tahun.

”Di usia ini, Bank Jateng telah banyak mencetak prestasi. Satu dari sekian prestasi tersebut adalah dikukuhkannya Bank Jateng sebagai bank pembangunan daerah dengan pemberian CSR terbanyak dan terbaik,” ujarnya.

Pagelaran Wayang Kulit tersebut ikut dihadiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Dalam rangkaian HUT ke 55 ini, Bank Jateng telah menggelar berbagai rangkaian acara. Diantaranya bakti sosial, Bank Jateng Idol, donor darah, English Speech Competition, funbike, futsal, gathering golf, jalan sehat, upacara, dan tasyakuran. (sga/ric)