33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Ratusan Warga Solo Antusias Ikuti Ayo Obah

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, SURAKARTA – Sebanyak 600 warga masyarakat dari se-eks Karesidenan Surakarta antusias mengikuti seminar kewirausahaan Gerakan Ayo Obah. Gerakan dicanangkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng Sudirman Said-Ida Fauziyah di Graha Waris Sejahtera Kota Surakarta.

Ketua Relawan Sudirman-Ida, Ali Khamdi mengatakan digelarnya seminar kewirausahaan bertema ‘Yuk Berwirausaha, Banyak Saudara Makin Sejahtera” tersebut sekaligus menandai launching gerakan Ayo Obah di Kota Surakarta.  “Animo masyarakat untuk berwirausaha cukup tinggi, khususnya di Surakarta. Ini melebihi jumlah yang ditargetkan, yaitu 600 peserta, dari target 500 peserta,” katanya.

Ali menuturkan para fasilitator dalam gerakan Ayo Obah tersebut adalah Coach Faransyah Jaya (Ketua PGO Oke OCe Jakarta), Coach Indra Uno dan Coach Yunan yang merupakan CEO Zahir Simply (aplikasi keuangan UMKM). “Gerakan Ayo Obah sendiri merupakan duplikasi dari perkumpulan gerakan OKE OCE di Jakarta yang akan dimaksimalkan oleh Pak Sudirman untuk mewujudkan salah satu janji kerja saat menjabat gubernur,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, dihadiri oleh 600 orang yang berasal dari berbagai daerah se Karesidenan Surakarta. Meski demikian, hadir juga puluhan peserta dari DI Yogyakarta. Beberapa peserta saat diminta keterangan mengenai minatnya dalam mengikuti program Ayo Obah, mereka hadir karena ingin mengubah keadaan. Seminar cukup menarik, tidak kaku, dan syarat dengan nuansa kekeluargaan.

Bahkan, kata Ali, beberapa peserta setelah mendengar metode dan misi gerakan Ayo Obah, mereka siap dan telah mendaftarkan diri untuk di training menjadi coach di daerahnya masing-masing. “Seminar kewirausahaan ini selain menjadi ajang silaturrahmi, nantinya akan dibentuk struktur kepengurusan hingga ke level kecamatan bahkan di setiap desa. sehingga, proses penjaringan wirausaha di tiap daerah di Jawa Tengah dapat tercapai,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Konsumsi Pil PCC, Dikira Kesurupan

PIL PCC ternyata sudah beredar luas di kalangan siswa sekolah, termasuk siswa SMP di Kota Semarang. Salah satu orangtua siswa yang anaknya pernah mengonsumsi...

Budidaya Tanaman Indigofera

PABELAN – Di Desa Kadirejo terdapat pembudidayaan tanaman indigofera. Tanaman pakan ternak dengan kandungan protein yang dinilai cukup tinggi. Kepala desa Kadirejo, Sumarjo mengatakan bahwa...

Tersetrum, Satu Tewas

PEMALANG – Nasib sial dialami dua pekerja yang sedang memperbaiki genteng milik majikannya. Gara-gara itu keduanya kesetrum listrik. Satu masih beruntung selamat walaupun dengan...

Tetaplah Mungkid Jadi Ibu Kota Bernuansa Pedesaan

Di usianya yang ke-34 tahun, Kota Mungkid terus berbenah. Berbagai sarana, prasarana, maupun fasilitas publik untuk aktivitas masyarakat Kabupaten Magelang, intens dibangun. RADARSEMARANG.COM - ANDAI...

Rob Lagi, Warga Tak Bisa Berdagang

  PEKALONGAN-Tak hanya kenyamanan tempat tinggal yang terusik akibat banjir rob di wilayah Kota Pekalongan, namun pergerakan perekonomian juga nyaris mati. Saat tak ada hujan,...

Ban Berteknologi Tinggi

SEORANG wiraniaga menunjukan produk-produk ban sepeda motor merek FDR, pada peluncuran produk baru ban FDR di kota Semarang, kemarin. Produk terbaru FDR yang diluncurkan...