Ratusan Warga Solo Antusias Ikuti Ayo Obah

405
LATIH WIRAUSAHA : Para peserta mengikuti seminar kewirausahaan Gerakan Ayo Obah di Surakarta. (Istimewa)
LATIH WIRAUSAHA : Para peserta mengikuti seminar kewirausahaan Gerakan Ayo Obah di Surakarta. (Istimewa)

RADARSEMARANG.COM, SURAKARTA – Sebanyak 600 warga masyarakat dari se-eks Karesidenan Surakarta antusias mengikuti seminar kewirausahaan Gerakan Ayo Obah. Gerakan dicanangkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng Sudirman Said-Ida Fauziyah di Graha Waris Sejahtera Kota Surakarta.

Ketua Relawan Sudirman-Ida, Ali Khamdi mengatakan digelarnya seminar kewirausahaan bertema ‘Yuk Berwirausaha, Banyak Saudara Makin Sejahtera” tersebut sekaligus menandai launching gerakan Ayo Obah di Kota Surakarta.  “Animo masyarakat untuk berwirausaha cukup tinggi, khususnya di Surakarta. Ini melebihi jumlah yang ditargetkan, yaitu 600 peserta, dari target 500 peserta,” katanya.

Ali menuturkan para fasilitator dalam gerakan Ayo Obah tersebut adalah Coach Faransyah Jaya (Ketua PGO Oke OCe Jakarta), Coach Indra Uno dan Coach Yunan yang merupakan CEO Zahir Simply (aplikasi keuangan UMKM). “Gerakan Ayo Obah sendiri merupakan duplikasi dari perkumpulan gerakan OKE OCE di Jakarta yang akan dimaksimalkan oleh Pak Sudirman untuk mewujudkan salah satu janji kerja saat menjabat gubernur,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, dihadiri oleh 600 orang yang berasal dari berbagai daerah se Karesidenan Surakarta. Meski demikian, hadir juga puluhan peserta dari DI Yogyakarta. Beberapa peserta saat diminta keterangan mengenai minatnya dalam mengikuti program Ayo Obah, mereka hadir karena ingin mengubah keadaan. Seminar cukup menarik, tidak kaku, dan syarat dengan nuansa kekeluargaan.

Bahkan, kata Ali, beberapa peserta setelah mendengar metode dan misi gerakan Ayo Obah, mereka siap dan telah mendaftarkan diri untuk di training menjadi coach di daerahnya masing-masing. “Seminar kewirausahaan ini selain menjadi ajang silaturrahmi, nantinya akan dibentuk struktur kepengurusan hingga ke level kecamatan bahkan di setiap desa. sehingga, proses penjaringan wirausaha di tiap daerah di Jawa Tengah dapat tercapai,” tambahnya. (fth/ric)