Bantu Pelayanan Medis Ponpes Tirtoasri

271
PELOSOK DAERAH-Pengurus Ponpes Gani Tirtoasri mengawali kegiatan Pelayanan Medis dengan memeriksakan kondisi kesehatan. (IST)
PELOSOK DAERAH-Pengurus Ponpes Gani Tirtoasri mengawali kegiatan Pelayanan Medis dengan memeriksakan kondisi kesehatan. (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOGIRI-Pondok Pesantren (Ponpes) Gani Tirtoasri di Desa Cangkring, Tirtomoyo, Wonogiri, mendapat bantuan Program Bhakti Sosial berupa Pelayanan Medis dari Djarum Foundation bekerja sama Yayasan Bakti Insan Negeri (YBIN), Sabtu (28/4) kemarin. Bantuan pelayanan kesehatan cuma-cuma ini, dilangsungkan bersamaan rangkaian kegiatan Harlah Madrasah Aliyah (MA) Ke-24 ) Gani Tirtoasri, lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Gani Tirtoasri.

Pengasuh Ponpes Gani Tirtoasri, KH Mukhsin SPd, mensyukuri program tersebut berlangsung di tempatnya. Sehingga membantu pemeriksaan maupun mengecekan kesehatan para santri, pengurus ponpes dan masyarakat sekitarnya. “Jarak dengan puskesmas wilayah kami cukup jauh. Pelayanan Medis ini meringankan karena peserta bisa periksa sekaligus mendapat obat. Semoga ada pembangunan atau pembukaaan klinik kesehatan di ponpes, dan permasalahan kesehatan bisa segera tertangani,” jelas KH Mukhsin, mengawali kegiatan yang bertempat di lingkungan pondok.

Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra mengatakan, rangkaian program Pelayanan Medis Masyarakat Jawa Tengah tahun ini mengunjungi beberapa Ponpes. Tidak hanya daerah perkotaan saja, namun juga di pelosok daerah. Salah satunya ponpes di wilayah selatan Kabupaten Wonogiri itu. “Selain pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat, program ini memberi edukasi bidang kesehatan. Lingkungan ponpes yang bersih, tertata rapi, akan membuat para penghuninya nyaman dan tenang,” imbuhnya.

Ketua YBIN, dr Mada Gautama, mengungkapkan, pentingnya faktor kesehatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari di kalangan pondok pesantren. “Santri akan nyaman mendalami pendidikan. Sekaligus membekali pengetahuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal,” paparnya. (fiq)