Sebar Bolokuncoro untuk Tumbuhkan Minat Baca

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Mendongkrak minat baca warga Kota Solo bukan perkara enteng. Sebab, berdasarkan penelitian United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco), minat baca di Kota Bengawan menempati urutan dua paling bawah dari 61 negara.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Surakarta Sis Imiyati menerangkan, penelitian Unesco tersebut dilakukan pada 2015 dan pastinya menjadi bahan evaluasi pemkot. “Ini harus diselesaikan dalam dua tahun terakhir,” jelasnya kemarin (28/4).

Salah satu cara yang paling efektif menumbuhkan minat baca, sambung Sis, adalah dengan menyasar anak usia dini. “Kita tahu, memang kurikulum Paud (pendidikan anak usia dini) belum mengenalkan praktik membaca maupun menulis. Tapi, tidak ada salahnya jika sejak dini anak dikenalkan kegiatan membaca,” bebernya.

Para orang tua juga harus diberikan sosialisasi agar gemar membaca dan menjadi contoh bagi buah hatinya. “Kami sedang berinovasi menciptakan buku yang bisa jadi pedoman orang tua merangsang minat baca pada anak usia dini, namanya Bolokuncoro. Nanti kami launching 5 Mei,” katanya.

Dipilihnya tanggal tersebut karena bertepatan dengan Hari Gerakan Orang Tua Membacakan Buku  (Gernasbaku). Sis optimistis buku ini bisa dibagikan mulai tahun ajaran baru ini.”Buku Bolokuncoro ini adalah proyek perubahan Latpim II Angkatan IV 2018 yang diikuti Disarpus Surakarta. Pembagiannya menunggu cetak di anggaran perubahan,” beber dia.

Bolokuncoro merupakan akronim dari bocah Solo tekun moco aksoro. Karena targetnya untuk anak usia dini, buku ini akan dibagikan gratis saat anak berulang tahun ketiga.“Nanti dikirimkan sama pak wali bersama kartu ucapan ulang tahun. Buku ini bacaan orang tua untuk anak. Jadi orang tua wajib membacakan untuk anak,” ungkapnya.

Nina, salah seorang pendamping Paud Taman Ceria, Banjarsari menambahkan, tugas mendidik anak tidak hanya dilakukan oleh guru, tapi juga orang tua. “Masih jarang orang tua yang mau membacakan cerita ke anaknya. Ya semoga ini bisa jadi solusi buat itu,” kata dia. (ves/wa/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This