BIDIK POIN: Bomber PSIS asal Brasil, Bruno Silva akan menjadi ujung tombak tim menghadapi Perseru Serui hari ini. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BIDIK POIN: Bomber PSIS asal Brasil, Bruno Silva akan menjadi ujung tombak tim menghadapi Perseru Serui hari ini. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Laga penting akan dilakoni tim PSIS Semarang dalam matchday ke-6 Liga 1 2018. Tim berjuluk Mahesa Jenar akan dijamu Perseru Serui di Stadion Marora Serui pukul 13.30 nanti.

Raihan poin menjadi cukup penting bagi Haudi Abdillah dkk sebagai obat atas hasil buruk yang meraka raih di pekan kelima setelah tunduk 1-4 atas Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung Bantul (20/4).

“Kami tidak ingin terus terpuruk dengan meraih hasil buruk. Makanya lawan Perseru kami harus bangkit dan bisa meraih hasil yang lebih maksimal,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto kemarin.

Misi mencuri poin atas pasukan Cendrawasih Jingga bukan hal yang mustahil. Tim bersutan coach I Putu Gede itu saat ini baru mengoleksi empat poin dan pernah sekali kalah atas PSM Makassar (1-0) di kandang.“Kuncinya kami harus tampil ngotot. Perseru tentunya juga ingin bangkit dari keterpurukan mereka. Makanya kami juga harus tetap waspada,” sambung Liluk.

Daris sisi teknis, head coach PSIS, Vincenzo Alberto Annese sore nanti udah bisa memainkan dua pilar mereka yaitu kiper Jandia Eka Putra dan stoper Petar Planic yang telah sembuh dari cidera masing-masing.

Keberadaan kedua pemain tersebut khususnya Petar Planic tentunya bakal menambah kuat lini pertahanan Mahesa Jenar yang di laga versus Persija kemarin menjadi itik terlemah hingga akhirnya Persija mampu mencetak empat gol.

“Kami bawa kekuatan terbaik ke Serui. Kami juga memilih berangkat lebih awal dengan harapan anak-anak memiliki banyak waktu recovery karena perjalanan dari Semarang ke Serui cukup melelahkan,” beber Vincenzo.

Pelatih asal Italia itu juga mengaku, strategi Perserui dalam beberapa laga terakhir masih sulit ditebak. Coach I Putu Gede kadang tampil menggunakan tiga bek atau empat bek baik di laga kandang maupun tandang.

“Saya juga melihat pertahanan Perseru salah satu yang terbaik hingga saat ini. Mungkin karena mereka dilatih oleh mantan pemain belakang Tim Nasional. Makanya kami harus bekerja keras,” pungkasnya. (bas)