Minta Masyarakat Tak Pandang Negatif Lady Bikers

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – TAK semua perempuan, bisa mengendarai motor sport. Bagi Riry, perempuan kelahiran Semarang, 12 Januari 1991 ini, bisa mengendarai motor sport justru setelah merasa trauma akibat kecelakaan yang dialaminya 2010 silam.

Semula karena sang ayah sakit dan harus dirawat di rumah sakit (sekarang sudah almarhum), menuntutnya bolak-balik rumah dan rumah sakit. Padahal ia harus kuliah di waktu yang bersamaan, dengan jadwal yang tak menentu.

“Dari kejadian itu, akhirnya saya memberanikan diri membawa motor sendiri.

Awalnya naik motor bebek, lama-lama bosan. Kemudian pindah matic, malah jatuh terus. Akhirnya pindah naik motor Yamaha V-Ixion,” kata Riry kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (28/4).

Dari tuntutan keadaan tersebut, membuatnya nyaman mengendarai motor sport. Jika semua mengendarai Yamaha V-Ixion 2012, kini telah beralih ke Yamaha YZF-R15 atau sering disebut Yamaha R15. Sepeda motor sport ini ditanamkan mesin 150 cc dan diperkenalkan Yamaha kali pertama tahun 2008 di India.

Diakuinya, banyak perempuan populer mengendarai motor sport sejak banyaknya tontonan sinetron televisi, seperti Anak Langit, Anak Jalanan dan Halilintar. Bagi Riry, mengendarai motor sport bisa merasakan tantangan dan bisa menjadi leader of safety.

Ia berharap, sekalipun banyak perempuan yang suka mengendarai motor sport, tetap harus selalu berkendara dengan positif dan mengutamakan safety riding ketika di jalan. Selain itu, harus selalu berpakaian sopan dan berkegiatan yang positif. “Saya berharap, emansipasi wanita lebih diperhatikan, kemudian lady bikers lebih dihormati, ” katanya.

Terkait stigma masyarakat yang belum sepenuhnya memandang positif terhadap perempuan pengendara motor sport, Riry mencoba mematahkannya dengan sering tampil di berbagai acara anniversary maupun pameran safety riding. Dirinya berusaha berbagi pengalaman dengan siapa saja, terutama kaum perempuan.

“Dalam kesempatan tersebut, saya bisa memberikan penjelasan ke masyarakat bahwa tidak selamanya lady bikers itu negatif. Sampai saat ini, saya masih rutin touring ke berbagai daerah di Jateng, Jogjakarta, Jember, Malang, Bandung, dan lainnya,” sebutnya.

Pemilik account Instagram Ryrizkiz ini memiliki pengalaman yang tak terlupakan saat berkendara, yakni memboncengkan seorang ibu hamil yang akan melahirkan. Dikatakannya, saat itu panik dan membutuhkan pertolongan cepat, sehingga ia membawa ibu tersebut ke tempat persalinan dengan mengendarai motor. “Bersyukur, ibu hamil itu bisa melahirkan dan dalam keadaan sehat,” tuturnya.

Sedangkan pengalaman berat saat touring yang dirasakan Riry adalah ketika spare part rusak, tapi jauh dari bengkel atau ada bengkel tapi tutup, sehingga harus menuntun. “Itu beratnya,” tandasnya. (jks/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -