33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Ganjar Bantu Urai Persoalan Warga Tarisi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, CILACAP – Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi dua lokasi pascabencana di Cilacap, Jumat (27/4). Salah satunya Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja yang selama 30 tahun terakhir selalu diterpa banjir. Kepala Desa Tarisi, Jasimin mengajak Ganjar berkeliling ke lokasi banjir, baik pemukiman maupun sawah yang masih tergenang.

Ratusan warga menyambut kedatangan Ganjar. Warga desa nampak keluar rumah dan menyapa Ganjar dengan antusias. Mobil yang berjalan pelan membuat sebagian warga nekat mendekat untuk mengajak salaman. Tiba di titik banjir, ratusan warga langsung mengerubungi Ganjar.

Menurut Jasimin, setiap tahun desanya selalu banjir. Bencana ini disebabkan dua hal. Yakni affur atau drainase Bendung Menganti yang mengalami pendangkalan dan curah hujan yang tinggi. “Jadi memang banjir terjadi sejak bendung Menganti dibangun, sudah 30 tahun,” terangnya.

Banjir yang terjadi bisa hingga berminggu-minggu. Areal sawah bahkan bisa tergenang berbulan-bulan. Air susah surut karena Desa Tarisi berada di daerah cekungan.

Ganjar berujar pihaknya akan mengusulkan permintaan warga desa ke PSDA dan BBWS terkait. “Akan saya sampaikan ke BBWS dan dinas PSDA, agar dicek dan dihitung secara keinsinyuran apa penyebab dan solusinya,” imbuhnya.

Selanjutnya, Ganjar juga meninjau lokasi bekas longsor di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung. Dia melihat salah satu titik longsor bersama Kepala Desa Ciporos, Mulyanto.

Di lokasi, ternyata ribuan warga sudah berkumpul. Ganjar memanfaatkan berkumpulnya warga untuk menyampaikan pengarahan dan pesan mitigasi bencana. “Yang rumahnya di sekitar sini ngacung? Nah kalau terjadi hujan deras lebih dari dua jam, siap siap ngungsi, waspada ya, menuju arah menjauhi ketinggian. Nanti latihan dulu ya,” paparnya.

Kepada kepala desa, Ganjar mengarahkan Mulyanto segera mengusulkan bantuan ke BPBD tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.  “Kalau mau minta bantuan langsung dari pusat, kamu kirim usulan dan rekomendasi bupati. Jangan lupa tembuskan  ke saya. Nanti saya sampaikan ke pusat,” tegasnya. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Johar Digelontor Rp 100 M

SEMARANG – Setelah sempat buntu akibat terkendala dana, pembangunan Pasar Johar bakal segera dimulai. Ini setelah Pemkot Semarang mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat...

Karyawan Toko Kain Tewas Tersengat Listrik

SEORANG karyawan toko kain Rukun Jaya, Eko Irawan, 27, ditemukan tewas akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi di Jalan Gang Mangkok, Kelurahan Kranggan, Kecamatan...

Puting Beliung Terjang Salatiga

SALATIGA - Bencana puting beliung kembali menerjang sejumlah kawasan di Salatiga, Minggu (9/4) siang. Akibatnya beberapa rumah mengalami kerusakan parah dan ringan. Tidak itu...

Tingkatkan Umur Bambu, Kaca dan Besi 3 Kali Lebih Lama

RADARSEMARANG.COM - Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menciptakan produk Sufoting 5 in 1 berbahan dasar limbah silica geothermal Dieng. Selain membuat berbagai material bertahan...

Bangun Jalan 604 Meter 

DEMAK-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun anggaran 2017 digelar Kodim 0716 Demak. TMMD berlangsung hingga 26 Oktober mendatang Dansatgas TMMD, Kapten Inf Mulyadi,...

Irigas Rusak, Petani Kwasen Terancam Gagal Tanam

KAJEN- Lebih dari 138 hektare sawah di Desa Kwasen dan Desa Langensari, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mengalami kekeringan karena rusaknya saluran irigasi. Tidak ada...