Banyak Hotel Salah Isi SPT Elektronik

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang terus melakukan sosialisasi pajak di sektor hotel dan restoran. Untuk mendukung dan memermudah hal tersebut salah satunya diberlakukan sistem pelaporan online melalui Surat Pemberitahuan Pajak Daerah Elektronik E-SPTPD.

Sedikitnya ada 41 hotel dan 14 restoran yang berpartisipasi dalam Semargres. Dalam laporan melalui E-SPTPD yang mencantumkan sebagai peserta Semargres pajaknya terpotong 40 persen. “Hingga kini masih banyak wajib pajak yang salah melakukan pengisian laporan dan setoran pajak,” kata

Kabid Pembukuan dan Pelayanan Bapenda Kota Semarang, S Rini Poerwati, kemarin.

Dikatakannya, karena ada yang salah dalam pengisian, dalam realisasinya tetap menggunakan tarif normal. Maka dari itu pihaknya terus melakukan sosialisasi mengenai cara pengisian E-SPTPD. “Semuanya harus bisa membuat laporan secara benar, transparan dan akuntabel,” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan pengecekan ke hotel-hotel maupun restoran. Hal itu untuk mengantisipasi adanya hotel dan restoran yang membuat laporan tidak sesuai kenyataan. “Misalnya ada wajib pajak yang mengaku ikut Semargres tapi nyatanya tidak,” katanya.

Saat ini, kata dia, ada 41 hotel dan 14 restoran yang berpartisipasi dalam Semargres yang digelar sampai 7 Mei mendatang. Selama ini memang masih menemukan beberapa kendala. Salah satunya mengenai konfirmasi. “Ada yang membayar ke rekening lama, konfirmasinya seminggu setelahnya. Kami surati kalau masih ada tunggakan pajak, ternyata  sudah bayar,” katanya.

Kasubid Sistem Informasi Bapenda Kota Semarang, Natalistian mengatakan

peserta Semargres diharapkan langsung menyampaikan laporan begitu event selesai.

“Dalam E-SPTPD khusus Semargres ada perbedaan dengan sistem lama yang biasa dipakai wajib pajak. Yaitu adanya tambahan kolom keterangan yang untuk mengisi omzet asli dari total pendapatan sebelum terkena potongan 40 persen selama gelaran Semargres,” katanya.

Sedangkan kolom pendapatan, nanti diisi dengan omzet yang diperoleh selama Semargres. “Artinya, omzet itu sudah terkena potongan 40 persen. Untuk mempermudah wajib pajak hotel dan restoran juga, Bapenda menyediakan rekening baru yaitu rekening Penampungan Pajak Kota Semarang. Rekening tersebut di luar rekening lama Bapenda yaitu rekening Kas Umum Daerah,” katanya.

Selain itu, untuk mengejar target pencapaian pendapatan pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang terus menggenjot di berbagai sektor. Salah satunya dilakukan penerapan pembayaran sistem online. Sebanyak 20 hotel berbintang di Kota Semarang bakal diterapkan pembayaran pajak menggunakan sistem online atau E-Tax.

Selain untuk mencegah kebocoran pajak, tentunya juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah. Hal itu mengikuti ketetapan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menarget kenaikan pendapatan pajak sebanyak 12,5 persen dari tahun sebelumnya, setiap tahun. (amu/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -