33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Bupati Cup Diikuti 175 Pebulutangkis

Djarum Foundation Kejurkab Bupati Cup Purworejo 2018

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

PEMAIN TANGGUH : Pemain kelompok usia Machmur Nurohman bersama pelatih Sugiono dari PB Abimanyu.
PEMAIN TANGGUH : Pemain kelompok usia Machmur Nurohman bersama pelatih Sugiono dari PB Abimanyu.

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO – Sebanyak 175 atlet bulutangkis mengikuti kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab Bupati Cup Purworejo 2018, yang digeber mulai Jumat (27/4) di GOR GSH, Jalan Kemuning, Purworejo Kota. Hampir semua pemain tersebut berasal dari empat klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) yang selama ini aktif mengikuti kejuaraan.

Peserta kejuaraan dari Kelompok Usia mengikuti seremonial pembukaan mulai pukul 09.00 WIB. Upacara dipimpin oleh Ketua KONI Purworejo Muhamad Abdullah, juga dihadiri pejabat Disdikpora Kabupaten Purworejo, dan beberapa undangan lainnya.

Deputi Pertandingan, Ridianto Kusumo, menyampaikan, peserta paling banyak kategori kelompok usia dini dan anak putra, dengan 47 pemain. “Banyaknya peserta kelompok dini dan anak putra ini cukup menggembirakan. Sebab mendapat sambutan besar dari kalangan anak-anak belia untuk berlatih olahraga bulutangkis. Semoga tahun-tahun depan bertambah, sehingga makin banyak atlet-atlet badminton handal di Kabupaten Purworejo,” ujarnya di sela petandingan.

Adapun klub yang meramaikan Kejurkab yaitu PB Garuda Jaya, PB SYP, PB Abimanyu dan PB Sinergi. Menurut Ridianto Kusumo, semua klub menyertakan semua pemainnya untuk mengikuti kejuaraan.

“Kejurkab ini selain ajang mencari prestasi, juga mengukur kemampuan masing-masing atlet. Jadi betul-betul dimanfaatan oleh klub bulutangkis,” jelasnya.

Sementara itu, dari drawing pertandingan, kelompok tunggal anak putra unggulan pertama diduduki M Raihan (PB SYP), unggulan dua Raihan Agiesta (PB Abimanyu), unggulan tiga Forja Lukman (SYP) dan unggulan empat Resnandya (PB Garuda Jaya). Sedangkan tunggal pemula putra, dua posisi seeded diduduki pemain PB Garuda Jaya. Unggulan pertama Ferdi Gilang dan unggulan dua Benefit.

Dari kubu PB Abimanyu, selain unggulan tersebut, juga memiliki andalan pemain kelompok usia Machmur Nurohman untuk memburu prestasi juara. Atlet kelahiran Juni 2009 ini, baru saja meraih juara invitasi Kedu dan DIY. “Machmur berpotensi juara. Pada kejurkab tahun lalu ia sudah mendapatkan juara pertama,” papar pelatih PB Abimanyu, Sugiono. (fiq/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Berburu Saksi Bisu Sejarah

SEMARANG - Sejumlah pengurus Monumen Pers Nasional bertandang ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (23/3). Mereka bercerita mengenai sejumlah koleksi yang terdiri...

Tergelitik Cari Bentuk Asli Warak

Forum Seniman Muda Semarang tergelitik untuk mencari bentuk asli Warak. Sebab, wujud binatang imajiner Kota Semarang itu masih terus diperdebatkan. Forum Seniman Muda Semarang...

Harga Kepokmas Naik Turun

DEMAK-Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dan komoditas strategis di bulan suci Ramadan di wilayah Demak mengalami naik turun. Karena itu, Pemkab Demak terus melakukan...

Polisi-Polisi Hebat Raih Penghargaan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Police Award Polda Jateng yang diinisiasi Polda Jateng bekerja sama dengan Jawa Pos Radar mendapat apresiasi dari Kapolri Jenderal Polisi Tito...

Tekan Calo Melalui Konsultan Perizinan Berbadan Hukum

SEMARANG–Masih mempercayakan pengurusan perizinan melalui calo karena enggan dengan proses yang dilalui? Hal itu tak lagi menjadi alasan mengingat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah...

13 Rumah Terdampak Tanah Amblas

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Fenomena tanah amblas kembali terjadi di Kabupaten Semarang. Kali ini fenomena tersebut muncul di Dusun Bendo Desa Kandangan Kecamatan Bawen. Sedikitnya...