Hendi Kembali Jadi Yang Terbaik di Indonesia

219
MEMBANGGAKAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan dari Mendagri Tjahjo Kumolo, pada malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, di Jakarta, Rabu (25/4). (Ist)
MEMBANGGAKAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan dari Mendagri Tjahjo Kumolo, pada malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, di Jakarta, Rabu (25/4). (Ist)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Capaian Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, dibawah kepemimpinan Hendrar Prihadi, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Bahkan dua tahun berturut-turut (2017-2018), Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, mendapat predikat yang terbaik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan Kemenpan RB kepada Hendi sebagai Kepala Daerah Terbaik di Indonesia dalam urusan pelayanan publik, diberikan pada Januari 2018 lalu. Tidak hanya tentang pelayanan publik, Kemendagri pun kembali menetapkan Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Hendi sebagai pemerintah daerah dengan kinerja tertinggi di Indonesia pada tahun 2018 ini. Predikat itu juga didapatkan pada tahun 2017.

Tahun ini penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah oleh Kemendagri di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (25/4). Kegiatan tersebut menjadi rangkaian Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-22 tahun 2018.

Dalam rangkaian kegiatan peringatan itu, Tjahjo Kumolo, menegaskan jika transparansi dan partisipasi publik dalam pengambilan kebijakan menjadi tolok ukur utama. “Terdapat tiga hal yang harus menjadi perhatian bersama, yaitu integritas, tata kelola pemerintahan yang baik, dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” tutur Tjahjo. “Sehingga apapun kebijakannya itu dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.

Senada, terkait penghargaan tersebut Hendi, mengatakan jika tolok ukur kinerja sebenarnya ada pada kesejahteraan rakyat. “Saya rasa penghargaan hanyalah simbol, tapi kesejahteraan masyarakat tetap jadi representasi utama, apakah kinerja kami memang yang terbaik atau tidak,” pungkas Hendi.

“Ketika Indeks Pembangunan Manusia Kota Semarang beberapa tahun terakhir sudah meningkat tajam, penghargaan ini menjadi sebuah simbol penting untuk terus memotivasi kami di Pemerintah Kota Semarang untuk berupaya lebih baik lagi. Maka dari itu saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementrian Dalam Negeri,” tegasnya.

Dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang pada tahun 2016 mencapai angka 81.19. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan Kota Surabaya dengan 80.83, atau Kota Bandung denga 80.13. Dan Pencapaian IPM Kota Semarang yang tinggi itu sendiri merupakan sebuah lompatan besar bagi kota Semarang yang pada tahun 2011 terpuruk pada angka 77.58, di bawah Kota Surabaya dengan 77.62, dan Kota Bandung dengan 78.12. (zal)