SIMBOLIS: Rektor UKSW secara simbolis melakukan pemotongan tumpeng. (ISTIMEWA)
SIMBOLIS: Rektor UKSW secara simbolis melakukan pemotongan tumpeng. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Sebagai bentuk ucapan syukur perolehan akreditasi A, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar acara Syukuran Akreditasi A UKSW di Rumah Noto, Rabu (25/4). Dalam acara yang dihadiri oleh wartawan dari media cetak dan elektronik ini, hadir jajaran Pimpinan UKSW dan juga tim Pusat Pengembangan Pemikiran Kritis atau Center for Critical Thinking.

Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, Ph.D dalam pertemuan tersebut mengungkapkan bahwa akreditasi A yang diperoleh UKSW dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) merupakan pengakuan formal dari BAN PT sebagai otoritas penjaminan mutu penyelenggaraan lembaga pendidikan tinggi khususnya dalam hal akreditasi institusi perguruan tinggi.

“UKSW diakui sebagai penyelenggara pendidikan yang bermutu baik atau A. Bagi kami, ini merupakan sebuah pengakuan yang membuat kami bersyukur tapi juga harus bersikap mawas diri menyambut hasil yang baik ini. Hasil AIPT semoga menjadi manifestasi dari kesungguhan UKSW yang telah berusia 61 tahun lebih dalam menyelenggarakan layanan pendidikan tinggi,” kata Rektor UKSW.

Neil Semuel Rupidara menambahkan, sekalipun sudah terakreditasi A masih banyak yang harus diperbaiki serta tidak boleh merasa berpuas diri. “Hasil ini harus melecut semangat kami untuk melakukan yang lebih baik. Bagi UKSW hasil ini justru harus menggugah warga kampusuntuk melakukan perubahan yang lebih baik. Serta memberikan pelayanan pendidikan tinggi yang lebih baik tidak hanya bagi mahasiswa tapi juga masyarakat, pemerintahan, dan lainnya. Oleh sebab itu sebagai salah satu bentuk pelayanan yang akan kami berikan yaitu melalui konsep critical thinking,” paparnya.

Saat ini UKSW membentuk Pusat Pengembangan Pemikiran Kritis atau Center for Critical Thinking. Melalui pusat pengembangan ini, para dosen akan dilatih memanfaatkan kerangka berpikir kristis dalam setiap interaksi ilmiahnya dengan para mahasiswa dan juga peneliti. (sas/bas)