33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Saksi Pergi ke Eropa, Sidang Ditunda

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – Sidang dugaan penerimaan hadiah uang pengurusan hak atas tanah mencapai Rp 8,6 miliar dari pihak ketiga dengan terdakwa mantan Kepala Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang, Priyono, yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (25/4). Pasalnya, dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) gabungan dari Kejagung dan Kejati Jateng tidak datang.

Kedua saksi tersebut adalah Cinta Ery Asmara alias Rieke, dan manajemen Bank Central Asia (BCA) Jakarta. Keduanya beralasan sedang di luar kota dan Eropa. Sedianya Cinta akan diperiksa terkait sejumlah uang yang mengalir ke dirinya. Dia juga diduga sebagai orang spesial terdakwa Priyono.

“Sidang ditunda. Cinta alasan ke Eropa. Untuk BCA diperiksa terkait transaksi keuangan,  rencana kami akan hadirkan ahli PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dalam sidang selanjutnya, ” kata JPU gabungan yang diwakili Musriyono dan Fatoni Hatam kepada Jawa Pos Radar Semarang usai sidang.

Musriyono menyebutkan, sebelum sidang, keduanya sudah dikirimi surat resmi,  namun keduanya tidak hadir.  “Cinta sudah 2 kali tidak hadir,  katanya minggu depan baru bisa hadir, terkait pemeriksaan Cinta,  nanti saja biar diurai dalam persidangan, ” ungkapnya.

Menyikapi penundaan itu, kuasa hukum terdakwa,  Hono Setiadi mengaku tidak keberatan. Ia mengatakan,  sepenuhnya menyerahkan kepada proses sidang dan akan mengikuti proses hukum yang ada.

“Tidak keberatan,  kami akan mengikuti proses hukum yang ada,” kata Hono Setiadi singkat.

Dalam persidangan terungkap adanya dugaan uang mengalir ke tiga saksi dan keterlibatan PT Indo Permata Usahatama (IPU) yang merupakan perusahaan milik Achiok. Hal itu diketahui setelah memeriksa 3 saksi yakni,  Agung Wibowo, mantan karyawan PT IPU; Arif Sabtara  Triwibawa saudara terdakwa, dan Eko P yang merupakan mantan karyawan Hotel Grand Mandarin Pekalongan. (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Sudah Amankah Makanan Jajanan Anak Sekolah?

RADARSEMARANG.COM - MAKANAN jajanan (street food), menurut FAO, didefisinisikan sebagai makanan dan minuman yang dipersiapkan dan/atau dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan...

Tiga Pemabuk Dibekuk

MAGELANG–Polres Magelang Kota kembali menangkap seorang penjual miras dan tiga pemabuk Kota Magelang, Senin (11/12) malam. Penangkapan dilakukan pada giat operasi pekat menjelang Operasi...

Omset Kredit di Batang Capai Rp 2,2 T

BATANG - Pertumbuhan keuangan di Kabupaten Batang meningkat pesat pada 2016. Tercatat sampai Desember total omset kredit mencapai Rp 2,2 triliun atau naik sebesar...

Hunting Foto Hijab

PARA fotografer menjepret model yang mengenakan busana hijab saat lomba foto di sebuah butik di Jalan Anjasmoro Raya Semarang, Minggu (14/5) malam. Kegiatan yang...

Gizi Sehat dan Seimbang Cegah Penyakit Diabetes

Diampu Oleh: Pakar Gizi RSUP dr Kariadi, dr Khairuddin, Sp.GK RADARSEMARANG.COM - DIABETES Adalah penyakit kronis yang bisa menyerang siapa saja. Penyakit ini mengancam semua...

Lumpuhkan Teroris Pembajak Bus

SEMARANG - Bunyi sirene mengejutkan warga di kawasan Tugu Muda, Jumat pagi (16/6). Dua mobil dengan senjata utama Browning Kaliber 12,7 lengkap dengan peluru...