Pemandu Karaoke Mendapat Siraman Rohani

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Jelang Ramadan, puluhan pemandu karaoke di lokalisasi Sukosari Gembol Kecamatan Bawen mendapatkan siraman rohani dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Semarang, Rabu (25/4).

Bertempat di aula lokalisasi Sukosari, tausiah diikuti oleh 48 pemandu karaoke dan Pekerja Seks Komersial (PSK) dari wilayah tersebut. Ketua Penyuluh Agama Islam Kemenag Kabupaten Semarang, Tasripan mengungkapkan pemberian tausiah tersebut juga sebagai himbauan supaya lokalisasi tidak beroperasi pada bulan Ramadan nanti.

“Ini untuk bekal mereka supaya juga nanti saat bulan Ramadan saat mereka tidak beroperasi bisa lebih fokus beribadah,” katanya saat ditemui usai kegiatan.

Dijelaskannya, tujuan lain dari pemberian tausiah tersebut untuk memberikan pemahaman nilai-nilai agama kepada para pemandu karaoke di lokalisasi tersebut. Dijelaskannya, selain tausiah, selama ini pihaknya juga rutin memberikan penyuluhan di beberapa lokalisasi di Kabupaten Semarang.

Tidak terkecuali di lokalisasi Gembol Kecamatan Bawen. Dijelaskannya, terjunnya kamum hawa di dalam dunia tersebut tidak lebih karena faktor ekonomi. Meski sudah terlanjur masuk kedalam dunia tersebut, lanjutnya, pembekalan rohani tetap harus diberikan kepada para pemandu karaoke. Juga para PSK yang ada di lokalisasi Gembol. “Meski bekerja seperti itu, setidaknya mereka mau melaksanakan salat,” katanya.

Penyuluhan kepada para penghuni lokalisasi Gembol sudah dilakukan sejak 2011 lalu. Dimana setiap bulan petugas penyuluh dari Kemenag memberikan penyuluhan kepada penghuni lokalisasi tentang ilmu keagamaan.

Dikatakannya, sejak dilakukan penyuluhan pada 2011 silam jumlah penghuni lokalisasi yang mengikuti kegiatan tersebut terus bertambah. Dimana akhirnya kegiatan penyuluhan dalam satu bulan digilir setiap wisma.

“Kita berikan pemahaman pelan-pelan supaya mereka tidak selamanya bekerja seperti ini,” tuturnya. Untuk menarik perhatian, pihaknya memberikan stimulan berupa hadiah yang selalu dibagikan saat penyuluhan maupun saat pemberian tausiah. (ewb/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -