Narkoba Merambah ke Desa-desa

326
RAKER : Pjs Bupati Temanggung Sudaryanto saat memberikan materi peran Pemkab Temanggung dalam  penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Hotel Aliyana Selasa (24/4). (IST)
RAKER : Pjs Bupati Temanggung Sudaryanto saat memberikan materi peran Pemkab Temanggung dalam  penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Hotel Aliyana Selasa (24/4). (IST)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG –  Kasus penyalahgunaan narkoba terus meningkat di Kabupaten Temanggung. Bahkan sasaran sudah merambah sampai ke desa-desa. Temanggung tidak lagi menjadi sub penyalur namun telah menjadi penyalur barang-barang haram itu dengan konsumen terbesar kalangan generasi muda.

Hal itu dikatakan Kepala  Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung Renny Puspita dalam rapat kerja penanggulangan penyalahgunaaan narkoba yang diselenggarakan Badan Nasional Narkotika Kabupaten Temanggung di Hotel Aliyana Temanggung Selasa (24/4 ).

Oleh karena itu untuk menanggulangi perlu kerja sama semua pihak  baik pemerintah maupun swasta  termasuk salah satu di antaranya  membentuk petugas pegiat antinarkoba. Dengan demikian penanganan masalah penyalahgunaan narkoba  bisa dilakukan secara efektif dan efisien  serta tepat sasaran.

Tujuan pembentukan pegiat antinarkoba untuk memberitahukan secara aktif kepada masyarakat utamanya generasi muda tentang narkoba serta bahaya penggunaan narkoba. Dengan demikian bisa berkontribusi aktif  untuk mencegah penggunaan serta memberikan dorongan, dukungan  kepada pengguna dan pengedar untuk mengakhiri hubungan dengan barang haram tersebut.

Penjabat sementara Bupati Temanggung Sudaryanto mengatakan Pemkab Temanggung menaruh perhatian serius terhadap penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang yang  berkembang di masyarakat.

“Kejahatan narkoba merupakan kejahatan internasional  yang terorganisasi     berupa jaringan sindikat  dan pergerakannya terselubung. Mereka juga menerapkan sistem sel sehingga tidak mudah dilacak, mobilitas tinggi dan mendapat dukungan dana  yang besar,” paparnya.(*/lis)