33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

FIFGROUP Bukukan Pembiayaan Rp 8,5 T

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA-Perusahaan pembiayaan terbesar tanah air, FIFGROUP mencatat kinerja positif di kuartal pertama tahun ini. Anak perusahaan Astra itu, mampu menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 8,5 triliun. Angka ini meningkat 7,59 persen dibandingkan pembiayaan di periode yang sama tahun lalu. Pada 2017, FIFGROUP mencatat pembiayaan di angka 7,9 triliun.

Angka sebesar itu disumbang oleh semua lini bisnis FIFGROUP yang mencakup pembiayaan sepeda motor baru (FIFASTRA), elektronik (SPEKTRA), pembiayaan syariah (AMITRA), dan pembiayaan multiguna (DANASTRA).

Direktur Utama FIF, Margono Tanuwijaya mengatakan bahwa khusus untuk pembiayaan sepeda motor baru, hingga Maret 2018, perseroan telah menyalurkan pembiayaan untuk 350 ribu unit motor. Jumlah tersebut meningkat 8,35 persen dari realisasi pembiayaan pada Maret tahun lalu yang mencatat 323 ribu unit motor.

“Untuk wilayah penjualan masih didominasi dari wilayah Pulau Jawa. Untuk di luar Jawa, jumlahnya juga cukup baik seiring meningkatnya harga komoditas,” kata Margono Tanuwijaya di Jakarta, Senin (23/4).

Menurut Margono, pembiayaan sepeda motor baru berkontribusi sekitar 65 persen dari total pembiayaan. Kemudian, diikuti pembiayaan sepeda motor seken berkualitas sebesar 25 persen. Sementara 10 persen lainnya disumbang oleh SPEKTRA.

Terkait rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF), per Desember 2017, NPF perusahaan berada di angka 3,6 gross. Sumbangan terbesar dalam komponen NPF perusahaan datang dari pembiayaan elektronik.

Menurut Margono, hal tersebut karena sifat dari pembiayaan elektronik yang unsecure loan. “Tetapi, secara pricing lebih tinggi.”

Margono juga menyampaikan, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tidak berdampak besar terhadap pasar sepeda motor di dalam negeri.

Dikatakan, pada semester II-2018, perseroan akan menerbitkan obligasi global. Namun, Margono enggan mengungkapkan nilainya. Pada Semester I-2018, FIFGROUP juga telah menerbitkan obligasi di pasar domestik dengan nilai Rp 3 triliun.

Ia memprediksi, pasar sepeda motor tahun ini masih akan bergeliat. Margono optimistis, pembiayaan kendaraan roda dua dapat meningkat lebih dari target 3 persen. ”Tahun lalu, pembiayaan perseroan tercatat sekitar Rp 36 triliun dan ditargetkan tahun ini bisa naik 3 persen menjadi sekitar Rp 38 triliun.”  (*/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

BNI Percepat Penyaluran PIP

SEMARANG – PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk mempercepat penyaluran bantuan siswa Program Indonesia Pintar (PIP). BNI menjadi bank yang ditunjuk oleh Kementerian...

Nelayan Kendal Masih Gunakan Pukat Harimau

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Meski sudah tidak ada yang menggunakan alat tangkap ikan cantrang, beberapa nelayan Kendal masih menggunakan pukat harimau. Hal ini karena pukat harimau...

Awal Tahun, Asuransi Manulife Luncurkan Education Protector

RADARSEMARANG.COM - PERUSAHAAN asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) membidik pertumbuhan dua digit tahun ini. Hal itu melihat kondisi pasar asuransi...

Mengkritisi Pelaksanaan PPDB Sistem Zonasi

RADARSEMARANG.COM - PROSES Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah momen rutin setiap tahun yang menjadi perhatian paling utama bagi orangtua yang akan memasukkan putra-putrinya...

Bambang Pojokkan Bupati Klaten

SEMARANG – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Klaten non aktif, Sri Hartini mulai terkuak. Hal itu diketahui setelah agenda pemeriksaan saksi...

Problem Bule Baca Disway

Teman-teman saya di luar negeri ternyata mengikuti disway. Di negara masing-masing. Berkat jasa Google Translate. Mereka pun mengadu. Saat server Disway ‘jebol’. Kebanyakan yang akses....