Bentuk  Anak Cerdas dan Produktif di Usia Balita

479
MEWARNAI: Afiqotun Ni’mah, siswi TK Pamekar Budi, juara harapan 1 lomba mewarnai balita sehat di Pendopo, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEWARNAI: Afiqotun Ni’mah, siswi TK Pamekar Budi, juara harapan 1 lomba mewarnai balita sehat di Pendopo, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan produktif sangat ditentukan oleh kondisi pada masa kanak-kanak, utamanya masa balita. Karena itu, peran keluarga sangat mendasar dalam menentukan keberhasilan tumbuh kembang anak.

Meski demikian, belum semua keluarga menyadarinya. Hal ini mengemuka dalam lomba balita sehat yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Demak di Pendopo, kemarin. Kepala Dinkes, Guvrin Heru Putranto mengatakan, pola asuh anak dapat mempengaruhi secara langsung terhadap status gizi anak.

Diantaranya, konsumsi makanan dan penyakit infeksi. “Karenanya, pemantauan kesehatan anak balita sangat diperlukan dalam rangka menilai pertumbuhan dan perkembangannya,” ujar Guvrin kemarin.

Menurutnya, evaluasi balita sehat tingkat kabupaten ini merupakan sarana yang tepat untuk proses monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan. “Kegiatan ini sebagai media pembelajaran kepada ibu balita tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita,” ujarnya didampingi Humas Dinkes, Wajito, kemarin.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes, dr Ribekan menambahkan, dalam kegiatan balita sehat ini juga diramaikan dengan berbagai lomba. Yaitu, lomba balita sehat, lomba mewarnai dan lomba kreasi menu balita.

Untuk lomba balita sehatdiikuti 54 peserta utusan perwakilan dari 27 puskesmas se-Demak. Kemudian, untuk lomba mewarnai diikuti 70 siswa TK perwakilan dari 14 kecamatan serta 54 peserta lomba kreasi menu balita utusan dari setiap puskesmas.

“Lomba lomba ini untuk memacu daya cipta dan kreatifitas anak. Kita berharap, melalui kegiatan ini pelayanan kesehatan makin meningkat. Dengan demikian, derajat kesehatan anak dan balita bisa paripurna,” katanya.

Sebagai juara lomba balita sehat usia 6-24 tahun adalah Maulida Manohara (juara 1), Ratu Lituhafzu Khasanudin (juara 2) dan Anindira Himmatul Alya (juara 3). (hib/sct/bas)