BANYAK BUKU LAWAS : Stan pameran buku Dinas Perpustakaan memamerkan buku-buku lawas yang direhabilitasi kembali dengan kondisi yang masih utuh. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANYAK BUKU LAWAS : Stan pameran buku Dinas Perpustakaan memamerkan buku-buku lawas yang direhabilitasi kembali dengan kondisi yang masih utuh. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pameran buku yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Demak terbilang sukses. Pada pameran 2018 kali ini, baik peserta lomba maupun pengunjung rata-rata naik 30 persen hingga 40 persen dari tahun sebelumnya. Tren kenaikan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Demak sesungguhnya sangat membutuhkan pameran buku tersebut.

Direktur CV Netral Organizer New, Widodo mengatakan bahwa kenaikan ini di antaranya pemilihan tempat yang tepat dan strategis. Yakni, di pusat kota, utamanya di Alun-Alun Kota Demak. “Dulu, saat pameran digelar di gedung KONI, rasanya tidak seramai sekarang. Namun, setelah diadakan di pusat kota seperti saat ini, ada tren kenaikan baik dari sisi peserta lomba maupun pengunjung pameran buku,” katanya, kemarin.

Menurutnya, pusat kota sebagai tempat pameran memang cukup menjanjikan. Tidak hanya di Demak. Saat pameran buku digelar di daerah lain, seperti di Grobogan beberapa bulan lalu juga termasuk ramai. “Karena letak pameran ada di pusat kota,” katanya.

Seperti diketahui, pameran buku resmi ditutup Selasa (24/4) malam. Kepala Dinas Perpustakaan, Tatik Rumiyati menyampaikan, pihaknya mengapresiasi masyarakat Demak yang telah ikut meramaikan dan mensukseskan pameran buku tersebut.

“Kami berharap, masyarakat memperoleh manfaat dari pameran buku ini. Selain dapat mengikuti berbagai lomba yang digelar, mereka juga bisa membeli buku murah untuk mendukung program literasi yang sekarang sedang digalakkan pemerintah,” katanya. (hib/ida)