Produksi 200 Juta Sachet per Bulan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tepat pukul 08.00 lewat 8 menit  8 detik, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk melakukan uji coba pabrik terbarunya yang khusus memproduksi jamu cair sebagai pengembangan pabrik sebelumnya. Dengan adanya pabrik baru tersebut, kapasitas produksi meningkat menjadi 200 juta sachet per bulan dari sebelumnya 80 juta sachet per bulan.

“Keunggulan pabrik terbaru ini, pertama, kapasitas lebih besar dengan sistem otomatis mampu meminimalisasi kesalahan pada proses pembuatan produk jamu Sido Muncul seiring dengan produksinya yang kian meningkat,” ungkap Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat saat uji coba pabrik terbaru di Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (23/4).

Pabrik terbaru yang dinamakan Cairan Obat Dalam (COD) II, lanjut Irwan, didirikan di atas lahan seluas 17 ribu meter persegi dengan luas bangunan 28 ribu meter persegi yang merupakan pengembangan pabrik lama. Kapasitas pabrik COD II Sido Muncul  lebih besar dengan teknologi yang lebih canggih

“Pabrik ini dikhususkan untuk memproduksi jamu cair Sido Muncul, seperti Tolak Angin Cair, Tolak Linu, dan Madu Kembang Sido Muncul. Seiring permintaan pasar yang terus meningkat, kami membutuhkan ruang produksi yang lebih besar dengan dukungan teknologi modern Proses produksinya sudah sistem otomatis penuh,” imbuhnya.

Pabrik COD II Sido Muncul memiliki gudang bahan baku dan bahan jadi, ruang pengemasan primer hingga tersier, gudang bahan kemas, ruang pembuatan COD, ruang persiapan bahan baku, dan ruang peralatan. “Pabrik terbaru Sido Muncul menerapkan proses produksi tertutup untuk menjaga kesterilan, kelengkapan alat ukur yang presisi, sistem gravitasi, dan tentunya ramah lingkungan,” tandasnya. (dit/ric)

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -