33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Ajukan 1.800 PNS Baru

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng meminta porsi 1.800 PNS baru untuk mengisi kekurangan tenaga yang sebenarnya mencapai puluhan ribu PNS. Dari total kebutuhan itu, tenaga pendidikan kebutuhannya paling mendesak. Sebenarnya, ada 7.000 kursi guru yang kosong dan harus segera diisi. Angka itu belum ditambah 1.500 guru yang pensiun tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Arief Irwanto menjelaskan, tenaga pendidik yang berada di bawah kewenangan Pemprov sangat kurang. Selama ini, pihaknya hanya mengoptimalkan kinerja para guru. Termasuk menambah jam mengajar.

“Karena mendesak, 70 persen tambahan PNS akan diprioritaskan guru linier. Yang 30 persen dibagi untuk tenaga kesehatan dan infrastruktur. Kalau tenaga administrasi tidak begitu mendesak, mungkin hanya 1 persen saja,” terangnya, Senin (23/4).

Dijelaskan, kekurangan PNS yang bekerja di lingkup pemprov tidak begitu banyak. Meski setiap tahun ada 5.000 PNS yang pensiun, tapi relatif bisa diatasi dengan optimalisasi kinerja. “Kalau di lingkup pemprov, yang kurang paling banyak di infrastruktur, seperti di Bina Marga, ESDM, Perumahan dan Permukiman, itu saja,” katanya.

Meski begitu, dia berharap, ada porsi lebih yang diberikan Menteri PAN-RB untuk mengisi kekosongan PNS di Pemprov Jateng. Sebab, tidak ada jaminan permintaan 1.800 PNS itu bisa dipenuhi pemerintah pusat. Dari pengalaman sebelumnya, pada 2013 silam, pihaknya mengajukan penambahan 2.000 PNS, hanya diberi 212 PNS. Sementara tahun 2014, minta 1.500 PNS, hanya diberi 168 PNS.

Dijelaskan, pemerintah pusat punya prioritas dalam pengangkatan PNS di tingkat daerah. Yakni daerah terpencil, perbatasan, daerah yang menjadi kantong kemiskinan, serta yang belanja pegawai pada APBD-nya tidak lebih dari 50 persen.

“Provinsi baru juga diprioritaskan. Seperti Kalimantan Utara dan Papua. Kalau daerah di perbatasan yang diprioritaskan adalah NTT dan Kalimantan Barat,” bebernya.

Mengenai proses rekrutmen PNS tahun ini, Arief mengaku belum tahu persis. Jika masih menganut Undang-undang, semua CPNS wajib mengikuti tes berbasis Computer Assisted Test (CAT). “Tapi kalau ada ketentuan baru, ya tidak tahu. Sampai hari ini belum ada kepastian. Kalau tidak ada regulasi baru, berarti ya menggunakan tes. Nanti akan diumumkan secara resmi,” tuturnya. Terkait ketersediaan komputer untuk CAT, Jateng mengaku sudah memberikan data kepada pemerintah pusat. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Sekolah Pengganti Belum Dibangun

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Puluhan orangtua wali murid SDN 2 Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan melakukan aksi unjuk rasa. Aksi dilakukan dengan menghadang rombongan Bupati Kendal,...

Mainkan 11 Partai Laga

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO-Pelaksanaan Djarum Foundation Kejurkab Bupati Cup Purworejo 2018 yang bergulir mulai hari ini, Jumat (27/4), di GOR GSH, Jalan Kemuning, Purworejo Kota, akan...

Tarif PDAM Naik 40 Persen

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Demak segera menaikkan tarif air bagi semua pelanggan. Rata rata naik 40 persen, termasuk untuk industri, instansi...

Buat Sumur Bor, Titik Api Muncul

PURWOREJO—Pembuatan sejumlah titik sumur bor di areal persawahan di Desa Binangun, Kecamatan Butuh, menyebabkan munculnya semburan api pada Sabtu (2/12) sore. Tak pelak, kobaran...

Perum Jamkrindo Bagikan Puluhan Ribu Paket Bantuan Pendidikan

JAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian dan simpati perusahaan pada dunia pendidikan, serta wujud dan komitmen untuk turut serta dalam mencerdaskan anak bangsa,  Perum Jamkrindo...

HAMI Buka Pintu Semua Organisasi Advokat

SEMARANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Kota Semarang resmi dilantik, Jumat (31/3) kemarin. Pengukuhan dilakukan oleh  Ketua DPD HAMI...