33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Pekerja Lembur Tapi kok Lambat

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM – PEMBANGUNAN Kampung Bahari Tambaklorok Semarang mulai kelihatan hasilnya. Setidaknya, jalan masuk menuju Kampung Bahari sudah lebar. Demaga baru pun sudah bisa dioperasionalkan. Hanya saja, beberapa pengerjaan lain seperti pasar, bisa dibilang belum seberapa.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Semarang, pembangunan Kampung Bahari dikerjakan serentak. Para pekerja berpencar mengerjakan pelebaran jalan, pasar, dan pernik lain yang masuk dalam grand design Kampung Bahari. Mungkin karena alasan itu, pengerjaannya tampak lambat.

Ketua RT 5 RW 13 Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Emas, Masrudi, menegaskan, sebenarnya warga ingin Kampung Bahari segera selesai. Bukan karena merasa terganggu dengan pengerjaan pembangunan, tapi karena warga setempat memang mengidamkan ada spot wisata dan UMKM baru. “Kami mendukung pengerjaannya. Tidak terganggu kok. Kami malah ingin segera selesai. Minimal jalannya sudah bagus. Dulu kan kumuh,” terangnya.

Nelayan tambak ikan bandeng ini mengaku heran. Pengerjaan dilakukan saban hari tanpa henti, tapi tak kunjung jadi. Padahal proyek ini sudah berlangsung sejak 2017 silam. “Pekerjanya hampir tak pernah nganggur. Garap terus. Tapi kok lambat ya. Hanya dermaga yang sudah jadi,” katanya.

“Itu pun banyak perahu hancur karena dampak dermaga baru. Sebab, sepertinya dari segi arsiteknya arah membangunnya kurang pas. Seharusnya ke timur laut, bukan langsung menghadap laut. Kalau ada gelombang ombak dari barat sama juga mengarahkan kapal,” jelasnya.

Jika melihat masterplan atau perencanaan Tambaklorok sebagai Kampung Bahari, Marsudi merasa kagum. Sepengetahuannya, selain membenahi dan melebarkan akses jalan, nantinya akan dibangun rumah susun, tempat bermain, hingga tempat pelelangan ikan.

Lurah Tanjung Emas, Margo Haryadi, menambahkan, pembangunan Kampung Bahari nyaris tanpa kendala. Semua pekerja sudah dikerahkan sebagai upaya percepatan. “Kan semua ada tahapannya. Kaitannya dengan pembangunan sarana prasarana untuk mempersiapkan menuju Kampung Bahari,” terangnya.

Terkait pelebaran jalan, dia mengaku memang belum bisa tuntas. Sebab, sebagian bidang masih dalam proses pembebasan lahan. “Pembebasannya sudah hampir 100 persen. Tinggal garap saja. Tidak ada protes dari warga. Malah mereka ingin punya akses jalan yang bagus dan nyaman,” katanya.

Meski tak ada penolakan, Margo tetap memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada warga setiap waktu. Sosialisasi itu terkait rencana ke depan Kampung Bahari. Sebab, nantinya akan ada potensi-potensi dari warga setempat yang bisa dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian.

Sesekali, sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah) seperti Dinas Priwisata, Dinas UMKM, Dinas Perikanan, dan Bappeda juga memberikan pendampingan dan penyuluhan. Kaitannya dengan mengajak warga untuk lebih sadar wisata dan berjualan. Bagaimana memperlakukan wisatawan, menawarkan produk, membuat produk yang eye catching, dan lain sebagainya.

“Saya pribadi berharap, Kampung Bahari nantinya bisa memberikan dukungan kesejahteraan bagi warga setempat. Yang berkunjung ke sana kan banyak. Mereka bisa berbenah diri, menjaga lingkungan,” harapnya. (amh/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Satlantas Klotekan, Bangunkan Warga Sahur

KENDAL—Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kendal punya gaya berpatroli unik. Khusus selama Ramadan, patroli dikemas dengan iringan alat drum band bersama santri dari Ponpes Sunan Kaligogo....

Dewan Rekomendasi BKK Susukan Diaudit

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – DPRD Kabupaten Semarang merekomendasi kepada Pemkab Semarang untuk melakukan audit terhadap Perusahaan Daerah (PD) BKK Susukan. Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto...

Kasus Stunting Masih Jadi Perhatian

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Di kota Salatiga ditemukan kasus stunting (gangguan pertumbuhan anak karena kekurangan asupan gizi) pada anak-anak berjumlah 279 kasus. Jumlah ini hanya...

Penjualan Hijab Naik 40 Persen

SEMARANG – Tren berbusana muslimah meningkat pesat di bulan suci ini. Pusat-pusat penjualan busana muslimah mengalami peningkatan penjualan hingga 40 persen. Kondisi ini dimanfaatkan...

Pembukaan Dimeriahkan Laga Eksebisi Markis Kido

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Kejuaraan bulutangkis Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Kendal 2018 yang digelar mulai hari ini, Rabu (8/5) di GOR Bahurekso, akan...

Edy Kembali Pimpin TKL

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Edy Susanto Purnomo kembali memimpin Perusahaan Daerah Obyek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng (TKL). Ia kembali terpilih menjadi Direktur TKL setelah...