Berawal dari Medsos Tertipu Luar Dalam

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Mengawali dari perkenalan di media sosial (medsos) Beetalk, Dede Kurniawan Sanjaya alias Dewa Krisna, nekat mencuri harta benda milik teman kencannya sendiri bernama Michelle Georgenne Sara Huwae. Hal itu terungkap dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang.

JPU Kejari Kota Semarang, M Supriyanto mendakwa Dewa Krisna telah mengambil harta dari Michelle.

”Tindak pidana itu dilakukan di parkiran swalayan Alfamidi, Jalan Brigjen Sudiarto, Pedurungan, Semarang pada Jumat, 2 Februari 2018 sekitar pukul 21.00,” kata jaksa Supriyanto, usai sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang,  kemarin.

Supriyanto menyebutkan, peristiwa bermula saat Michelle berkenalan dengan terdakwa melalui Beetalk sejak Mei 2017 di Palapa, Jalan Gayamsari, Semarang. Setelah itu, korban diajak jalan-jalan oleh Dewa menggunakan mobil ke Yogyakarta dan sempat menginap bersama di sebuah hotel. Setelah itu, Jumat, 2 Februari 2018 sekitar pukul 16.00 korban dan Dewa dari Yogyakarta kembali menuju ke Semarang.

Sekitar pukul 21.00 tiba di Alfamidi di Jalan Brigjen Sudiarto, korban dikelabuhi terdakwa dengan cara disuruh belanja perlengkapan mandi dengan alasan akan diajak menginap kembali di penginapan Semarang yang dilengkapi kolam renang. Korban diberikan uang Rp 200 ribu, setelah itu Michelle turun dari mobil dan meninggalkan barangnya satu tas kulit merek Gucci hitam-coklat, satu handphone merek Samsung J7 Prime putih gold, satu cincin emas kuning 1,4 gram, 1 kacamata merek DK warna hitam, satu cincin kuningan, satu dompet kulit merek Planet Ocean hijau isi uang Rp 40 ribu, satu E-KTP, satu kartu BPJS, dan ATM BCA.

Selesai belanja, ternyata terdakwa sudah meninggalkan saksi sendirian tanpa pesan dengan membawa barang-barangnya. Korban mencoba mencari tapi tidak ketemu, hingga disarankan melapor ke Polsek Pedurungan. Akibat perbuatan terdakwa itu, korban merugi Rp 5,84 juta. (jks/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -