Bawa Pil, Suporter Semarang Ditangkap

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Tiga orang suporter sepakbola asal Semarang ditangkap aparat Polres Magelang karena kedapatan membawa 14.000 pil yang masuk obat daftar G. Mereka ditangkap ketika akan mendukung tim kesayangannya yang bertanding di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (20/4) lalu.

Penangkapan ini berawal dari razia terhadap suporter yang digelar polisi di depan Mapolsek Muntilan. Ketika memeriksa YAP alias Gendut yang mengendarai sepeda motor nomor polisi H 3002 BA, polisi menemukan 14 plastik berisi pil jenis Yarindo. Setiap plastik berisi 1.000 butir obat penenang yang hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Polisi juga menemukan 37 butir pil jenis Alprazolam.

Melihat temuan tersebut, polisi langsung mengamankan warga Purwosari Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang ini. “Total jumlah pil Yarindo yang dibawa pelaku sebanyak 14.000 butir, dan 37 butir pil Alprazome. Barang bukti dan pelaku langsung kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo, Minggu (22/4).

Dari pemeriksaan lebih lanjut, diketahui YAP mendapati pil-pil tersebut dari seseorang di Jakarta. Ia membeli secara online. Dari pemeriksaan tersebut juga diketahui ada 2 suporter lain yang diduga ikut terlibat dalam pemilikan obat daftar G ini. Selanjutnya YAP dibawa ke Bantul untuk memancing temannya yang akan menonton pertandingan sepakbola Liga 1 tersebut. Setelah dipancing keluar, kedua suporter tersebut langsung ditangkap dan dibawa ke Polres Magelang.

Kasat Narkoba Polres Magelang AKP Eko Sambodo menjelaskan, pil Yarindo termasuk dalam obat penenang sejenis analgesik. Obat yang bisa memberikan efek tenang ini harus dibeli dengan resep dokter. “Namun jika disalahgunakan bisa membahayakan kesehatan,” jelas Eko.

Terpisah, aparat Polsek Magelang Tengah menangkap AD, 34, warga Dusun Kwancen Bandongan Kabupaten Magelang yang kedapatan menjual minuman keras di Kampung Jambon Magelang Tengah, Jumat (20/4) malam. Dari tangan ibu rumah tangga itu disita 152 botol miras siap edar.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani menjelaskan, razia ini merupakan perintah Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan agar menyikat habis peredaran miras. “Pada Jumat (20/4) malam sekitar pukul 19.00 WIB, tim kepolisian mendatangi warung tersebut dan menemukan puluhan kardus berisikan botol miras berbagai merek siap edar,” kata Esti. (had/jpg/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -