32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Desain Interior Praktis dan Efisien

Ubah Mobil Jadi Food Truck

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM – Modifikasi bukan sekedar untuk membuat penampilan mobil berbeda dan lebih kece. Namun mobil ternyata juga bisa digunakan untuk kegiatan niaga atau jual beli makanan ataupun minuman. Salah satunya dengan mengubah mobil menjadi tempat berjualan atau disebut food truck.

Tren food truck ini pun mulai ramai di Indonesia dengan mengubah tampilan mobil dan fungsinya untuk transaksi jual beli. Mobil yang digunakan pun harus mengalami perombakan dan desain khusus agar menarik pelanggan. Mulai dari interior hingga eksterior. Biasanya jenis mobil yang dipakai adalah mobil-mobil dengan bodi bongsor, mulai Grand Max, hingga VW Combi.

Maruji Suseno, pemilik Dakota Food Truck menyulap mobil kesayangannya yakni VW Combi Brasil keluaran tahun 1984 menjadi resto berjalan. Pria asal Tulungagung Jawa Timur ini melakukan perombakan besar-besaran dari interior mobil hingga bagian eksterior. “Biar didalam kabin lebih lega, saya memanjangkan bodi 90 sentimeter. Konsep awalnya memang untuk food truck, jadi interiornya diubah agar lebih praktis dan efiisen,” katanya sata ditemui di Culinary Festival Kota Lama, kemarin.

Ketua Komunitas Food Truck Tulungagung ini membeberkan, dengan menggunakan food truck, mobilitas dalam berpindah akan lebih mudah. Setiap car free day atau event tertentu ia pun ikut untuk berjualan termasuk di Kota Lama kemarin, dari Tulungagung menurunkan 5 anggota Komunitas Food Truck. “Ada yang pakai Grand Max , namun kalau memakai VW saya kira lebih menjual dan lebih unik,” jelasnya.

Keputusan mengubah VW kesayangannya menjadi mobil food truck sebenarnya sangat sepele. Pria yang punya usaha garmen ini, pencinta mobil-mobil VW dan gemar melakukan touring. Kemudian ide bisnisnya muncul bagaimana bisa touring, namun tetap bisa menghasilkan uang.

Kemudian terfikir untuk menekuni bisnis kuliner, dalam melakukan modifikasi ia mengaku harus ada konsep yang kuat agar lebih tepat guna dan menarik. Selain itu, tidak boleh mengkesampingkan sisi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. “Dari bagian bodi luar saya lakukan pemotongan atap dan jendela samping, setelah dipotong dipasang hidrolis agar bisa dibuka dan ditutup. Kemudian pada bagian atap saya tambah braket guna memasang tenda sebagai pelindung panas dan hujan,” ucapnya.

Dari segi interior, Suseno menggunakan material kayu pinus yang ringan sebagai desain kitchen set. Didalamnya diisi pemanggang, kompor dan penggorengan, magiccom, sampai freezer untuk menyimpan es batu dan bahan baku masakan. Didalam mobil, ia juga menempatkan beberapa apar untuk keamanan selama memasak. “Sebenarnya gas hanya dipasang saat memasak saja dan dalam keadaan kondisi mati, selain itu untuk memasak dengan partai besar, saya juga menggunakan kompor diluar mobil, karena untuk memasak dan berkendara tidak boleh asal-asalan serta harus mengedepankan keamanan,” ucapnya.

Suseno sendiri menjual aneka makanan dengan bahan baku ayam. Misalnya ayam penyet, ayam keju dan lainnya. Selain itu juga aneka minuman yang berbahan baku susu segar, sampai es teh. Untuk memodifikasi VW Combi miliknya mejadi food truck, ia pun harus mengeluarkan budget yang cukup besar yakni Rp 70 juta dengan pengerjaan selama 1 tahun. “Kalau masalah perawatan tidak begitu ribet, kemarin jalan dari Tulungagung ke Semarang juga tidak ada kendala, yang penting rutin diservis dan ganti oli,” pungkasnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Korban Salah Tangkap Tidak Dapat Ganti Rugi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pupus sudah harapan dan perjuangan Aji Santoso memperoleh imbalan ganti rugi, ia merupakan salah satu orang yang ditumbalkan dan pernah didudukan sebagai...

Lokasi Wisma Agrowilis Sangat Strategis

SALATIGA – Wilayah Kecamatan Tingkir diprediksi bakal berkembang pesat. Salah satu faktornya adalah keberadaan pintu tol di dekat terminal yang akan menjadi salah satu...

4 Siswa Absen Ujian Sekolah

TEMANGGUNG—Pelaksanaan ujian sekolah (US) untuk siswa SD/MI pada hari pertama dengan mapel Bahasa Indonesia, kemarin, berjalan lancar. Pantauan koran ini, satu jam sebelum pelaksanan...

Investor Cina Lirik Kota Lama dan Johar

BALAI KOTA - Keindahan dan keunikan kawasan Kota Lama semakin mencuri perhatian masyarakat dunia. Kali ini minat untuk pengembangan dan pelestarian kawasan Kota Lama...

More Articles Like This

- Advertisement -