Tularkan Semangat Kartini pada Dokter Muda

Dr dr Lestariningsih SpPD KGH, Pemilik Klinik Ginjal & Hipertensi Lestari

604
Dr dr Lestariningsih SpPD KGH (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Dr dr Lestariningsih SpPD KGH (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Moto hidup saya adalah hidup di jalan yang benar, berbuat baik dan beribadah, pasti akan mendapatkan kesuksesan dan ridho Allah SWT.

Dr. dr. Lestariningsih, SpPD-KGH sadar betul bahwa pemikiran dan perjuangan Kartini menjadi inspirasinya untuk maju dan berkarier. “Saya terinsiparasi dari RA Kartini, namun yang saya lakukan adalah di bidang kesehatan, terutama ginjal. Saya juga punya komitmen menyelamatkan orang lain,” jelas pemilik Klinik Ginjal dan Hipertensi Lestari ini.

RADARSEMARANG.COM – LESTARI berpendapat, apa yang ia lakukan sekarang, buah dari usaha RA. Kartini di masa lalu yang memperjuangkan kesetaraan perempuan. Hasilnya, perempuan masa kini, bisa menikmati buah perjuangan Kartini. Saat ini, banyak perempuan mengenyam pendidikan hingga meraih sukses di bidangnya serta dianggap sejajar dengan pria. “Beliau (RA Kartini) sangat menginsiparsi semua wanita. Usaha dan cita-citanya sangat gigih, hingga membuat wanita sekarang bisa sejajar dengan pria. Sampai saya bisa berkarier di bidang kesehatan pun, andil dari beliau,” ucap ibu dari Haryo A. Rifai dan Ayudya Nurani ini.

Lestari mengaku, awal menjadi dokter dan dosen, buah dari ketidaksengajaan atau kebetulan. Ia bukan berasal dari keluarga dokter. Selepas SMA, Lestari mencoba berpikir ke depan, pekerjaan apa yang cocok bagi dirinya kelak. Sampai akhirnya, ia diterima sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip, lulus pada 1980. Lestari lantas melanjutkan pendidikan S2-nya Fakultas Kedokteran Undip dan S3 di kampus yang sama.

Pada 2014, Lestari ditunjuk oleh RSUP Kariadi untuk meneruskan program operasi transplantasi ginjal yang sempat terhenti pada 1998. Ia ditunjuk sebagai ketua tim. Anggotanya, rata-rata dokter muda. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh dr Lestari untuk menularkan semangat menolong orang, melakukan operasi cangkok ginjal.

“Banyak orang mengatakan, pekerjaan ini adalah pekerjaan mulia. Saya juga berusaha menularkan ilmu ke dokter muda atau mahasiswa saya untuk mengabdi ke masyarakat dan terus mencerdaskan anak bangsa, termasuk anak saya yang saat ini menekuni bidang serupa,” kata istri dari Wahyu Basuki ini.

Berkarier selama kurang lebih 37 tahun ini, membuat dr Lestari kenyang pengalaman mencangkok ginjal pasien. “Sampai saat ini kami sudah berhasil melakukan cangkok ginjal sebanyak 23 kali. Alhamdulliah, saya puas bisa bermanfaat bagi orang lain.”

Obsesi ke depan, dr Lestari ingin terus menyebarkan semangat kepada dokter-dokter muda untuk memberikan yang terbaik kepada pasien sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Selain itu, bagi perempuan yang ingin menjadi dokter, Lestari berharap terus melestarikan dan menjaga semangat RA Kartini. (adennyar.wicaksono/isk)