Sudirman Said Dianggap Tak Melanggar

Kasus Wayangan Musrenbang

242
Sudirman Said (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sudirman Said (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Cagub Jateng Sudirman Said yang berkampanye di acara Musrenbang Pemkot Semarang di RT 1 RW 8 Perumahan Sinar Waluyo Semarang, beberapa waktu lalu, dinyatakan tidak melanggar aturan. Padahal, acara tersebut menggunakan dana hibah dari APBD Pemkot Semarang.

Divisi Hukum Panwaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini menjelaskan, dari hasil forum Gakumdu yang digelar Kamis (19/4), Sudirman dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran tindak pidana pemilihan. Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, subjeknya hanya pemilihan bupati dan wali kota. Tidak ada subjek yang menyinggung pemilihan gubernur. “Karena ini hajatannya soal Pilgub, jadi tidak bisa dijerat dengan UU itu. Jadi tidak bisa memenuhi unsur pelanggaran tidak pidana pemilihan,” terangnya.

Selain itu, ada prasyarat yang mengarah ke Pasal 69 huruf h. Dalam pasal tersebut, menyebutkan bahwa calon kepala daerah tidak boleh menggunakan fasilitas dan anggaran dari pemerintah. “Memang Musrenbang itu menggunakan anggaran dari pemerintah. Tapi fasilitasnya kan bukan dari pemerintah karena digelar di perumahan. Sementara dalam aturan itu sifatnya satu kesatuan karena menggunakan kata ‘dan’. Jadi kalau melanggar salah satu saja, tidak bisa dijerat,” bebernya.

Kemudian, lanjutnya, mengenai sisi syarat-syarat kampanye. Meski Sudirman diberi porsi bicara oleh panitia, tapi belum bisa disebut kampanye. “Soalnya yang disampaikan itu meyampaikan kampanye tidak penting. Kampanye itu nomor dua. Nah, dari kata-kata ini, perlu ahli bahasa juga,” terangnya.

Dijelaskan, tiga alasan itu telah disepakati forum Gakumdu untuk menutup dugaan pelanggaran kampanye. Nanti, kesepakatan itu akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan. Meski begitu, dia mengaku masih banyak pertanyaan dari peristiwa tersebut. “Apakah ini probelm regulasi atau pembuat UU memang menghendaki seperti itu,” tegasnya. (amh/ric)