33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Sudirman Said Dianggap Tak Melanggar

Kasus Wayangan Musrenbang

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Cagub Jateng Sudirman Said yang berkampanye di acara Musrenbang Pemkot Semarang di RT 1 RW 8 Perumahan Sinar Waluyo Semarang, beberapa waktu lalu, dinyatakan tidak melanggar aturan. Padahal, acara tersebut menggunakan dana hibah dari APBD Pemkot Semarang.

Divisi Hukum Panwaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini menjelaskan, dari hasil forum Gakumdu yang digelar Kamis (19/4), Sudirman dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran tindak pidana pemilihan. Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, subjeknya hanya pemilihan bupati dan wali kota. Tidak ada subjek yang menyinggung pemilihan gubernur. “Karena ini hajatannya soal Pilgub, jadi tidak bisa dijerat dengan UU itu. Jadi tidak bisa memenuhi unsur pelanggaran tidak pidana pemilihan,” terangnya.

Selain itu, ada prasyarat yang mengarah ke Pasal 69 huruf h. Dalam pasal tersebut, menyebutkan bahwa calon kepala daerah tidak boleh menggunakan fasilitas dan anggaran dari pemerintah. “Memang Musrenbang itu menggunakan anggaran dari pemerintah. Tapi fasilitasnya kan bukan dari pemerintah karena digelar di perumahan. Sementara dalam aturan itu sifatnya satu kesatuan karena menggunakan kata ‘dan’. Jadi kalau melanggar salah satu saja, tidak bisa dijerat,” bebernya.

Kemudian, lanjutnya, mengenai sisi syarat-syarat kampanye. Meski Sudirman diberi porsi bicara oleh panitia, tapi belum bisa disebut kampanye. “Soalnya yang disampaikan itu meyampaikan kampanye tidak penting. Kampanye itu nomor dua. Nah, dari kata-kata ini, perlu ahli bahasa juga,” terangnya.

Dijelaskan, tiga alasan itu telah disepakati forum Gakumdu untuk menutup dugaan pelanggaran kampanye. Nanti, kesepakatan itu akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan. Meski begitu, dia mengaku masih banyak pertanyaan dari peristiwa tersebut. “Apakah ini probelm regulasi atau pembuat UU memang menghendaki seperti itu,” tegasnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

Atlet Bridge Yunior Melimpah

SEMARANG - Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Jawa Tengah menggelar Kejurprov Bridge Yunior di BP Dikjur, Jalan Brotojoyo Semarang, Sabtu dan Minggu...

Berebut 450 Tahu Bulat

MAGELANG – Ratusan warga Kampung Tidar Sawe dan Tidar Campur, Kelurahan Tidar Selatan berebut gunungan tahu dan palawija. Dalam sekejap, 450 tahu bulat ludes....

Pembiayaan Kendaraan Bermotor Tumbuh Signifikan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pembiayaan kendaraan bermotor sepanjang kuartal pertama tahun 2018 ini, tumbuh signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Seiring dengan kondisi ekonomi yang mulai membaik. Direktur...

Ganti Siap Dukung Petahana

SEMARANG - Gerakan Tani Nelayan Indonesia (Ganti) Jateng menyatakan siap mendukung petahana Ganjar Pranowo maju kembali meramaikan bursa Pilgub 2018 mendatang. Pasalnya, organisasi sayap...

Parkir Pasar Baru Masih Semrawut

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saberpungli) Kabupaten Batang yang terdiri dari Dinas perhubungan batang, Polres Batang, Satpol PP Batang melakukan Inspeksi...

BNPB Pastikan Foto KM Sinar Bangun di Dasar Danau Hoaks

JawaPos.com - Pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut), muncul beragam kabar bohong alias hoaks. Salah satunya adalah, foto soal...