Libatkan 30 Pelukis, Modelnya Karyawati Hotel

Dari Acara “Melukis Kartini Masa Kini” di Star Hotel Semarang

439
KREATIF: Salah satu pelukis tampak serius menggambar model untuk memeriahkan perayaan Hari Kartini di Star Hotel Semarang, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Salah satu pelukis tampak serius menggambar model untuk memeriahkan perayaan Hari Kartini di Star Hotel Semarang, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – Ada yang beda saat perayaan Hari Kartini di Star Hotel Semarang, kemarin. Manajemen hotel ini memilih merayakan Hari Kartini dengan melukis Kartini masa kini. Mereka melibatkan Komunitas Semarang Sketch Walk (SSW) dan Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (Kolaci) Chapter Semarang.

ADENNYAR WYCAKSONO

TIGA model cantik karyawati Star Hotel Semarang tampak anggun dengan mengenakan kebaya. Mereka duduk di sekitar lobi hotel. Di sekitarnya, sebanyak 30 pelukis siap menggambar para Kartini hotel tersebut.

Sekitar dua jam, para pelukis dari dua komunitas ini asyik bergulat dengan alat lukisnya. Sorot mata mereka seakan tak mau lepas dari model, kemudian tanpa ragu dengan perhitungan yang matang garis demi garis dicoretkan di kertas putih polos hingga membentuk sketsa wajah model yang digambar.

“Karena temanya wanita, objeknya juga wanita. Kami mengajak komunitas lukis untuk melukis Kartini masa kini yang sudah setara dengan pria,” kata General Manager Star Hotel Semarang, Bambang Mintosih.

Pria yang akrab disapa Babe Benk ini menuturkan, jika ada sekitar 30 pelukis dari dua komunitas tersebut yang diajak untuk menuangkan kreativitasnya. Acara tersebut juga dijadikan sebagai wadah para pelukis untuk lebih eksis dan memamerkan karya serta kemampuan yang dimiliki.

“Kartini zaman sak iki ya wanita yang bekerja serta punya kesetaraan, mereka bisa menjadi the next Kartini. Pada event ini banyak pula pelukis wanita yang datang. Mereka sangat antusias mengikuti acara ini,” ujarnya.

Benk mengaku, selain mewadahi komunitas seni lukis dan cat air, dirinya akan memberikan tempat bagi komunitas di Star Hotel Semarang, salah satunya adalah menawarkan lukisan secara langsung kepada tamu hotel yang menginap.

“Hasil dari komunitas ini bisa memajukan wisata Kota Semarang, mereka bisa menangkap sebuah objek dan dituangkan ke dalam kertas secara manual. Saya yakin kalau hasil karya mereka bisa dijadikan souvenir,” ujarnya.

Rencananya, hasil lukisan itu akan dipajang di salah satu ruangan di hotel sebagai mini galeri sekaligus spot selfie yang Intagramable. Selain itu, hasil karya terbaik akan mendapatkan penghargaan dari pihak hotel.

Ketua Kolcai Chapter Semarang, Harry Suryo, menambahkan, jika event yang digelar Star Hotel Semarang adalah event langka dan sangat menarik. Meski melukis dengan cat air sudah biasa dilakukan, tapi ada rasa tersendiri menghasilkan sebuah karya bertepatan dengan perayaan Hari Kartini.  “Jujur ada rasa bangga bisa melukis secara langsung, langkah ini patut diapresiasi oleh seniman untuk memajukan Kota Semarang,” katanya. (*/aro)