25.7 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Kurang Albumin, Tumbuh Kembang Anak Tak Optimal

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kandungan albumin yang ada di dalam ikan gabus ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Bahkan menurut riset, kandungan albumin dalam ikan gabus bagus untuk tumbuh kembang janin dalam kandungan, pertumbuhan anak dan proses penyembuhan.

General Manager PT Prima Medika Laboratories, Daniel Than, menerangkan, ikan asli Indonesia ini punya kandungan albumin lebih tinggi dari ikan salmon. Meski kandungan albumin dalam darah sangat kecil hanya 3,4 – 5,5 desiliter, tapi peranannya sangat besar karena setiap nutrisi dalam tubuh akan dibawa oleh albumin.

“Satu ekor ikan gabus memiliki ekstrak protein kadar albumin sebesar 30,3 persen, lebih tinggi dari ikan salmon. Salmon hanya kaya akan omega 3,6, dan omega 9 saja,” katanya usai Talk show ‘Apa Sehat Menurut Kamu’ di Hotel Room Inc Semarang, kemarin,

Di dalam tubuh manusia, lanjut dia, membutuhkan tiga komponen zat gizi dalam tubuh yang diperlukan tubuh yakni karbohidrat, lemak, dan protein. Selain itu dalam tubuh manusia dibutuhkan mikronutrien, salah satunya albumin. “Albumin adalah plasma protein dalam darah yang berfungsi sarana transportasi nutrisi ke seluruh tubuh dan penyeimbang cairan di dalam tubuh,” jelasnya.

Kandungan albumin sendiri cocok bagi segala usia bahkan bagi ibu hamil sampai proses persalinan. Uniknya, ikan air tawar ini tidak memiliki risiko alergi saat dikonsumsi. Khusus ibu hamil. Jika kebutuhan albuminnya terpenuhi maka bayi akan berkembang secara cepat selama sembilan bulan di dalam perut. “Sebaliknya kalau albuminnya kurang, anak akan kekurangan gizi dan tumbuh kembangnya menjadi tidak optimal,” tambahnya.

Selain pada ikan gabus, asupan albumin, tambah dia, juga bisa didapat dari putih telur. Namun untuk memenuhi kebutuhan protein sebanyak 60 gram per hari, dibutuhkan 10 butir putih telur sehari.

Menurut dia, suplemen ini bisa mempermudah masyarakat khususnya ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan albumim yang berperan sebagai feeder sehingga tumbuh kembang janin maksimal dan proses pemulihan usai melahirkan lebih lancar. (den/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -