33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Karaoke Wajib Tutup

Selama Ramadan

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengambil langkah tegas demi menjaga kondusivitas bulan Ramadan yang tak lama lagi tiba. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Wonosobo Haryono menerangkan, bentuk langkah tegas tersebut salah satunya dengan melarang seluruh usaha karaoke untuk beroperasi sepanjang bulan suci Ramadan.

“Kami sudah mengirimkan Surat Edaran (SE) bernomor 303/27/2018 ke semua pemilik usaha karaoke di Wonosobo, yang di dalamnya memuat imbauan agar para pemilik usaha karaoke tidak beroperasi selama bulan Ramadan nanti,” terang Haryono, Jumat (20/4).

Upaya itu, dikatakannya, juga menjadi bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Usaha Hiburan dan Karaoke. Dalam perda tersebut diatur mengenai waktu operasional harian, serta larangan yang harus dipatuhi. Selain harus memiliki izin operasional, sebuah usaha hiburan dan karaoke juga tidak diperbolehkan beroperasi pada bulan suci Ramadan maupun pada saat hari besar keagamaan. “Hal itu juga kami tegaskan dalam surat yang sudah dikirim ke setiap pemilik usaha hiburan dan karaoke,” tambah Haryono.

Bagi pemilik usaha yang tidak mematuhi imbauan tersebut, Satpol PP bersama Tim Penegakan Perda yang meliput unsur Kodim 0707, Polres, Dinas Perizinan Terpadu, Dinas Kominfo serta Bagian Hukum Setda akan menindak secara tegas, yaitu menutupnya.

Tindakan tegas diambil, menurut Haryono, bukan sebagai bentuk hukuman, melainkan sebagai upaya menyadarkan perihal kepatuhan terhadap Peraturan Daerah (Perda). “Yang ingin kami tegaskan, bahwa tim Penegak Perda tidak memberikan hukuman kepada perorangan maupun badan usaha, melainkan mengedepankan upaya persuasif untuk menggugah kesadaran masyarakat,” tandasnya.

Para pemilik usaha hiburan juga wajib patuh terhadap adanya larangan untuk memperjualbelikan minuman keras, narkoba serta tidak menyediakan pemandu lagu (PL) di tempat karaoke. Larangan ini demi menghindari efek negatif yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan. (ali/ton)

Berita sebelumya7 Atlet Raih Medali
Berita berikutnyaAjari Sadar Bencana Sejak Dini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Surat Suara Sudah Siap

SALATIGA - Surat suara yang akan digunakan untuk Pilwalkot Salatiga sudah siap. Dari hasil pengecekan langsung ke percetakan yang dilakukan KPU dan Panwaslu, semuanya...

Keputusan Mendikbud Dinilai Legalkan Pungli

SEMARANG - Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, yang tidak melarang pihak sekolah negeri mulai SD hingga SMA melakukan pungutan, dianggap rancu...

Lions Club Dieng Bantu Kacamata

WONOSOBO—Bakti sosial Mataku Jendelaku yang diinisiasi organisasi nirlaba Lions Club Wonosobo-Dieng kembali digelar. Sejumlah 138 pelajar SD dan SMP yang mengalami gangguan penglihatan berupa...

Pipi Ganjar Dicubit Pedagang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Calon Gubernur Jateng, nomor urut 1, Ganjar Pranowo dicubiti pedagang Pasar Karangayu Semarang ketika blusukan di pasar tersebut, Kamis (8/3). Pedagang...

Seminar Nasional di Polines

RADARSEMARANG.COM - SEMINAR Nasional dengan tema “Implementasi K3 Dalam Bidang Kontruksi Demi Terwujudnya Zero Accident” yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Politeknik Negeri Semarang pada...

Sekdes Harus Patuhi Aturan Pengelolaan Keuangan Desa

UNGARAN – Sekertaris Desa (Sekdes) yang baru diminta untuk mematuhi aturan dan ketentuan dalam pengelolaan keuangan desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes)...