Letto Sukses Hibur Penonton di Mocosik Festival 2018

124

Sebanyak enam lagu dibawakan band yang sempat hit pada tahun 2000an tersebut. Diantaranya, Sebelum Cahaya, Ruang Rindu, Sandaran Hati, Lubang di Dalam Hati, Sampai Nanti Sampai Mati dan Permintaan Hati.

Noe tampil interaktif dengan penonton. Meski penonton kebanyakan berusia muda, namun mereka tampak hapal dan antusias menyanyikan lagu-lagu Letto bersama sang vokalis.

Letto bawakan 6 lagu di Mocosik Festival 2018.
(Yuliani NN/JawaPos.com)

“Yang denger lagu Letto pas masih SD angkat tangan? Salam buat bapak-ibumu, katakan didikannya bener,” ungkapnya bercanda.

“Yang pernah patah hati terus dengerin lagu Letto angkat tangan?” Katanya.

Tak disangka, hampir seluruh penonton angkat tangan. Noe pun menyemangati penonton dengan mengatakan bahwa patah hati tidak membunuh, sebaliknya membuatkuat. Lalu, Letto membawakan lagu Sandaran Hati.

Di tengah lagu, Noe berhenti dan mengatakan bosan menyanyi lagu sendu. Dia pun merubah musik Sandaran Hati menjadi versi dangdut.

Sandaran Hati versi Nella Kharisma,” katanya.

“Sekarang nyanyi sandaran hati yang beneran. Karena Sandaran Hati bukan untuk main mainan,” lanjutnya.

Usai menyanyikan Sandaran Hati, band asli Jogjakarta tersebut melanjutkan pertunjukkan dengan single hit lainnya, Lubang di Dalam Hati. Tak kalah seru, kali ini single tersebut dibawakan dengan nuansa etnik dengan menambahkan instrumen gamelan di awal lagu.

Puncaknya, saat lagu Ruang Rindu dibawakan. Suara penonton menggema menenggelamkan suara vokalis. Tak ketinggalan, Noe juga menyisipkan bahasa Jawa dan menyanyikan lagu Gundul-Gundul Pacul.

Sebelum lagu terakhir Sebelum Cahaya dinyanyikan, Noe letto mendoakan penonton agar mendapatkan apa yang diharapkan mereka dalam hidup.

“Tak doain semoga kalian semua yang di sini mendapatkan apa yang kalian harapkan dalam hidup, Amin,” katanya.

Sebagai improvisasi, Noe menyisipkan Reff Sebelum Cahaya menggunakan bahasa Jawa. Kemudian dia berdoa kembali agar penonton yang belum mendapat jodoh didekatkan jodohnya, yang skripsinya belum selesai dimudahkan prosesnya, yang memiliki hutang dimampukan membayarnya. Gemaan Aamiin kompak menggema di udara Yogya Jumat malam itu.

Setelah penampilan Letto, panggung Mocosik Festival dilanjutkan dengan penampilan Rio Febrian dan Kahitna.


(yln/JPC)