DPW Srikandi PP Jateng Beri Suport Penghuni LP Bulu

384
JAGA KEBUGARAN : Ratusan warga binaan pemasyarakatan bersama Srikandi PP Jateng yang dikomandoi Monalisa CF Daniel saat melakukan gerakan senam Maumere di Aula Lapas Wanita Bulu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JAGA KEBUGARAN : Ratusan warga binaan pemasyarakatan bersama Srikandi PP Jateng yang dikomandoi Monalisa CF Daniel saat melakukan gerakan senam Maumere di Aula Lapas Wanita Bulu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita, Bulu, Semarang, Kamis (19/4) kemarin, terlihat tertawa lepas dalam acara “Peringatan Hari Kartini” yang diadakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Jateng. Berbagai permainan yang digelar sangat menghibur warga binaan, seperti permainan memecahkan balon dengan cara unik, senam Maumere yang membuat suasana lebih meriah, bernyanyi dan bergoyang bersama, berbagi doorprize serta makan bersama. Selain itu, juga ada dialog konsultasi kesehatan terkait hygiene dan sanitasi pada kesehatan reproduksi wanita bersama dr Mahayu Dewi Ariani.

Kepala Lapas Wanita Bulu Semarang, Asriati Kerstiani, melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Endang Budiarti mengatakan, dilapasnya ada 372 warga binaan yang terdiri dari narapidana dan tahanan. Namun karena keterbatasan tempat, sehingga tidak semua warga binaan bisa dilibatkan dalam acara tersebut.

“Kita harapkan ada kesempatan lagi, dilain waktu untuk melakukan kegiatan seperti ini. Kami juga mengingatkan, agar semua pihak tetap menjaga dan memelihara hubungan yang harmonis di dalam lapas ini, baik itu antara atasan dan bawahan serta penghuni lapas dan para pegawai,” kata Endang Budiarti dalam sambutannya.

Ketua DPW Srikandi PP Jateng, Monalisa CF Daniel, mengatakan, kegiatan tersebut sengaja diadakan pihaknya dalam rangka berbagi kasih dengan penghuni lapas perempuan. Ia mengatakan, sengaja mengambil lokasinya di Lapas Wanita, karena ingin menunjukkan kepedulian terhadap wanita dan meneruskan perjuangan yang dilakukan Kartini, yang sudah memberikan semangat perempuan.

“Yang ada di lapas itu kan, orang yang dalam kondisi ditimpa musibah, jadi kehadiran kami memberikan dorongan moral, semangat agar mereka bisa menjadi lebih baik, saat nanti sudah kembali ke masyarakat, sehingga bisa berguna untuk masyarakat kelak,” kata Monalisa CF Daniel didampingi Ketua BPPH PP Jawa Tengah, Dwi Nuryanto disela-sela acara. (jks/zal)